Menakar Peluang Ridwan Kamil setelah Terang-terangan Siap Nyapres 2024

Kamis, 20 Januari 2022 - 06:15 WIB
loading...
A A A
Ketiga, Dedi melihat partai politik (parpol) yang berpotensi menerima RK sebagai elite cukup sedikit. “Mengingat parpol dominan telah miliki tokoh potensialnya masing-masing. RK mungkin bisa masuk ke PKS, PPP, PAN, atau Nasdem, tetapi itu pun bukan perkara mudah,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai RK punya hak untuk dicalonkan. Jika RK benar-benar maju ke Pilpres 2024, Ujang menilai itu positif agar masyarakat disuguhkan banyak calon pemimpin.

Baca juga: Niat Nyapres 2024, Ridwan Kamil Disarankan Fokus Dekati 4 Partai Ini

“Namun saya melihat agak berat jika RK maju sebagai capres atau cawapres. Karena elektabilitasnya standar-standar saja, masih di bawah Anies, Prabowo, dan Ganjar. Jika ingin maju mesti paling tidak masuk 3 besar capres yang memiliki elektabilitas tertinggi,” kata Ujang kepada SINDOnews secara terpisah.

Selain itu, kata Ujang, RK juga bukan anggota parpol. “Walaupun dia akan tentukan pilihan partai. Jika dapat partai pun mesti berkoalisi dengan partai-partai lain,” imbuhnya.

Kemudian, Ujang melihat banyak parpol saat ini sudah punya jagoannya sendiri dari internal masing-masing. “Partai yang sudah punya capres di internalnya, tak akan menerima RK. Namanya juga usaha, ya bagus saja. Namanya juga ditanya oleh AMS, ya jawabannya ingin maju,” kata Ujang.

Dia mengingatkan bahwa memiliki elektabilitas yang tinggi menjadi salah satu kunci maju atau tidaknya seorang figur. “Jika sedang-sedang saja apalagi rendah, akan sangat berat untuk dapat dukungan partai-partai,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Dalami Kunjungan...
KPK Dalami Kunjungan Luar Negeri Ridwan Kamil hingga Penukaran Uang Miliaran Rupiah
KPK Panggil Asisten...
KPK Panggil Asisten Ridwan Kamil saat Jabat Gubernur Jabar terkait Kasus BJB
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Aura Kasih terkait Dugaan Korupsi Bank BJB
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Atalia Praratya dalam Kasus BJB
Ridwan Kamil Tegaskan...
Ridwan Kamil Tegaskan Kendaraan yang Disita KPK Dibeli Pakai Uang Pribadi
Ridwan Kamil Selesai...
Ridwan Kamil Selesai Jalani Pemeriksaan di KPK: Ini Momen yang Ditunggu-tunggu
Ayu Aulia Minta Maaf...
Ayu Aulia Minta Maaf ke Ridwan Kamil dan Roby Kurniawan, Akui Unggahan soal Kehamilan Hanya Halusinasi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Ramadan Pertama Tanpa...
Ramadan Pertama Tanpa Ridwan Kamil, Atalia Praratya Pilih Fokus Ibadah
Rekomendasi
Diterima di FMIPA ITB,...
Diterima di FMIPA ITB, Andromeda Diantar Keluarga Naik Bajaj dari Yogya untuk Kuliah di Bandung
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved