Ridwan Kamil Tegaskan Kendaraan yang Disita KPK Dibeli Pakai Uang Pribadi

Selasa, 02 Desember 2025 - 17:41 WIB
loading...
Ridwan Kamil Tegaskan...
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menyatakan sejumlah kendaraan yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibeli menggunakan uang pribadi. Foto/Nur Khabibi
A A A
JAKARTA - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menyatakan sejumlah kendaraan yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibeli menggunakan uang pribadi. Hal itu ia sampaikan setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di PT Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten (BJB).

"Ya, semuanya dana pribadi. Nanti itu yang menjadi kebenaran," kata RK di Gedung Merah Putih KPK , Jakarta Selatan, Selasa (2/12/2025).

Dia enggan menjelaskan lebih detail perihal asal-usul mobil Mercedes-Benz dan Royal Enfield yang disita KPK. "Lain-lain tanya ke lawyer saya ya, saya izin agak lelah," ujarnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Selesai Jalani Pemeriksaan di KPK: Ini Momen yang Ditunggu-tunggu

Perlu diketahui, mobil Mercedes-Benz berjenis Pagoda 280 SL itu dibeli RK dari anak BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie. Mobil tersebut dibeli seharga Rp2,6 miliar. Namun, RK diketahui baru membayar setengahnya. Ilham Habibie pun telah menyerahkan uang tersebut ke KPK dan kini menjadi uang sitaan.



"Nantinya mobil itu akan dikembalikan ke saudara IH karena saudara IH sudah mengembalikan dan sudah dilakukan penyitaan yaitu uang Rp1,3 miliar yang merupakan pembayaran yang dilakukan saudara RK kepada IH untuk pembelian kendaraan tersebut. Dari keterangan saudara IH bahwa pembelian kendaraan tersebut baru dilakukan sebagian," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (30/9/2025).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK: Febrie Adriansyah...
KPK: Febrie Adriansyah Kenakan Rompi Tahanan saat Registrasi
Penyidikan Kasus Bupati...
Penyidikan Kasus Bupati Rejang Lebong Meluas ke Bengkulu, Ini Alasan KPK
KPK Geledah Rumah Kadis...
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Rp4 Miliar
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
MA dan KPK Gelar Peningkatan...
MA dan KPK Gelar Peningkatan Integritas, Patrialis Akbar : Hakim Harus Jaga 3 Hal Agar Tak Jual Putusan
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
PASTI Indonesia Minta...
PASTI Indonesia Minta KPK Soroti Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025
Rekomendasi
Indonesia Masuk 10 Besar...
Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Kuliner Terbaik Dunia Versi TTW 2026
iCAR V27 REEV Mendarat...
iCAR V27 REEV Mendarat Mulus di Indonesia 3 Hari Jelang GIIAS 2026?
Kuasa Hukum Ruben Onsu...
Kuasa Hukum Ruben Onsu Tantang Sarwendah Tunjukkan Surat Lelang Rumah
Berita Terkini
Ancaman Radikalisme...
Ancaman Radikalisme Digital Meningkat, Pemda Diminta Jadi Garda Terdepan
30 Tahun Kudatuli, Megawati...
30 Tahun Kudatuli, Megawati Resmikan Monumen dan Sampaikan Pesan Tegas: Jangan Terjadi Lagi!
Musyawarah III Majelis...
Musyawarah III Majelis Syura PKS Hasilkan Empat Putusan Strategis
BGN Larang Dapur MBG...
BGN Larang Dapur MBG Gunakan Elpiji 3 Kg, Minyakita dan Beras SPHP: Melanggar Ditutup Permanen!
Hari Ketiga Ditahan...
Hari Ketiga Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah Dikunjungi Keluarga dan Dikirimi Makanan
BGN Tutup Permanen 833...
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Terbanyak di Luar Jawa karena Langgar Standar
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved