Visa Pertanian Australia dan Regenerasi Petani Indonesia
Rabu, 19 Januari 2022 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
Rendahnya minat kaum muda terhadap dunia pertanian selama ini karena pertanian di Indonesia dianggap kurang menarik. Kaum muda memersepsi pertanian identik dengan risiko tinggi, pendapatan rendah dan hanya cocok untuk mereka dengan latar belakang pendidikan terbatas. Profesi petani tidaklah dianggap sebagai profesi yang membanggakan kaum muda. Inilah yang menyebabkan regenerasi petani serasa berhenti di bumi pertiwi.
Sementara di Australia, dunia pertanian terbukti modern dan mampu menyejahterakan. Lebih dari itu, petani di Australia merupakan profesi penting yang dihargai. Gambaran pertanian Australia yang modern, maju dan dihargai berpotensi menjadi daya tarik kaum muda Indonesia terhadap pertanian. Hal ini sesuai dengan teori Maslow yang menempatkan penghargaan (self-esteem) sebagai salah satu kebutuhan tertinggi yang dapat mendorong seseorang untuk bergerak.
Dalam konteks ini, tawaran visa pertanian dari pemerintah Australia bagi kaum muda Indonesia dapat menjadi peluang segar bagi regenerasi petani Indonesia. Kaum muda Indonesia, dengan tendensi mengejar kesejahteraan, kemajuan dan penghargaan, dapat mengisi kekurangan tenaga kerja pertanian di Australia. Tentu bukan semata-mata untuk bekerja, tapi untuk belajar, mengumpulkan pengetahuan dan pengalaman yang kelak bisa digunakan dalam mengembangkan pertanian Indonesia. Dengan begitu, diharapkan visa pertanian yang ditawarkan Australia ini dapat menjadi pintu bagi regenerasi petani Indonesia
Manfaatkan Peluang
Peluang yang ada harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah Indonesia untuk kepentingan dunia pertanian yang lebih luas. Momentum pandemi yang belum sepenuhnya selesai, dimana lapangan kerja belum sepenuhnya terbuka kembali di Indonesia, dapat menjadi penggerak untuk mendorong kaum muda Indonesia memanfaatkan visa pertanian ini.
Paling tidak ada tiga hal yang dapat dimanfaatkan dari visa pertanian Australia. Pertama, meningkatkan minat kaum muda Indonesia untuk bertani. Visa pertanian membuka peluang untuk menciptakan gambaran yang berbeda tentang dunia pertanian dari yang selama ada di benak kaum muda Indonesia. Dengan pergi ke Australia dan melihat modernitas yang terjadi di dunia pertanian Australia, diharapkan kaum muda Indonesia lebih termotivasi dengan dunia pertanian.
Sementara di Australia, dunia pertanian terbukti modern dan mampu menyejahterakan. Lebih dari itu, petani di Australia merupakan profesi penting yang dihargai. Gambaran pertanian Australia yang modern, maju dan dihargai berpotensi menjadi daya tarik kaum muda Indonesia terhadap pertanian. Hal ini sesuai dengan teori Maslow yang menempatkan penghargaan (self-esteem) sebagai salah satu kebutuhan tertinggi yang dapat mendorong seseorang untuk bergerak.
Dalam konteks ini, tawaran visa pertanian dari pemerintah Australia bagi kaum muda Indonesia dapat menjadi peluang segar bagi regenerasi petani Indonesia. Kaum muda Indonesia, dengan tendensi mengejar kesejahteraan, kemajuan dan penghargaan, dapat mengisi kekurangan tenaga kerja pertanian di Australia. Tentu bukan semata-mata untuk bekerja, tapi untuk belajar, mengumpulkan pengetahuan dan pengalaman yang kelak bisa digunakan dalam mengembangkan pertanian Indonesia. Dengan begitu, diharapkan visa pertanian yang ditawarkan Australia ini dapat menjadi pintu bagi regenerasi petani Indonesia
Manfaatkan Peluang
Peluang yang ada harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pemerintah Indonesia untuk kepentingan dunia pertanian yang lebih luas. Momentum pandemi yang belum sepenuhnya selesai, dimana lapangan kerja belum sepenuhnya terbuka kembali di Indonesia, dapat menjadi penggerak untuk mendorong kaum muda Indonesia memanfaatkan visa pertanian ini.
Paling tidak ada tiga hal yang dapat dimanfaatkan dari visa pertanian Australia. Pertama, meningkatkan minat kaum muda Indonesia untuk bertani. Visa pertanian membuka peluang untuk menciptakan gambaran yang berbeda tentang dunia pertanian dari yang selama ada di benak kaum muda Indonesia. Dengan pergi ke Australia dan melihat modernitas yang terjadi di dunia pertanian Australia, diharapkan kaum muda Indonesia lebih termotivasi dengan dunia pertanian.
Lihat Juga :