Wapres Minta Pelaku Pelecehan Seksual Dihukum Seberat-beratnya
Minggu, 16 Januari 2022 - 21:21 WIB
loading...
Wapres Maruf Amin meminta agar pelaku pelecehan dan kekerasan seksual dihukum seberat-beratnya. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden ( Wapres ) Ma'ruf Amin meminta agar pelaku pelecehan dan kekerasan seksual dihukum seberat-beratnya. Hal ini merespons semakin maraknya tindak kejahatan seksual di Indonesia.
"Wapres sangat khawatir dengan kondisi pelecehan seksual dan kekerasan seksual. Wapres itu minta dihukum seberat-beratnya," kata Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi saat melakukan dialog secara virtual dengan media, Senin (16/1/2022).
Namun, kata Masduki, wapres tidak ingin masuk ke wilayah setuju atau tidak setuju terkait hukuman mati yang dijatuhkan kepada pelaku kekerasan seksual Heri Setiawan atas perbuatan keji yang memerkosa 13 santriwati di Madani Boarding School, Bandung, Jawa Barat selama 2016 hingga 2021.
"Wapres tidak ingin masuk ke wilayah kontroversi setuju atau tidak setuju soal hukuman mati ya, walaupun ya secara hukum pemberlakuan hukuman mati belum dihapus. Tapi intinya bagaimana efek jera dari sebuah kejadian yang selalu berulang dan itu menimbulkan efek jera, Wapres meminta bagaimana dengan hukuman seperti itu bisa menimbulkan efek jera," katanya.
"Wapres sangat khawatir dengan kondisi pelecehan seksual dan kekerasan seksual. Wapres itu minta dihukum seberat-beratnya," kata Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi saat melakukan dialog secara virtual dengan media, Senin (16/1/2022).
Namun, kata Masduki, wapres tidak ingin masuk ke wilayah setuju atau tidak setuju terkait hukuman mati yang dijatuhkan kepada pelaku kekerasan seksual Heri Setiawan atas perbuatan keji yang memerkosa 13 santriwati di Madani Boarding School, Bandung, Jawa Barat selama 2016 hingga 2021.
"Wapres tidak ingin masuk ke wilayah kontroversi setuju atau tidak setuju soal hukuman mati ya, walaupun ya secara hukum pemberlakuan hukuman mati belum dihapus. Tapi intinya bagaimana efek jera dari sebuah kejadian yang selalu berulang dan itu menimbulkan efek jera, Wapres meminta bagaimana dengan hukuman seperti itu bisa menimbulkan efek jera," katanya.
Lihat Juga :