Menag Yaqut Minta Kampus Keagamaan Miliki Etika Akademik

Rabu, 12 Januari 2022 - 03:03 WIB
loading...
Menag Yaqut Minta Kampus Keagamaan Miliki Etika Akademik
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam acara Pembinaan Pegawai, Peresmian Gedung Pendidikan Profesi Guru serta Rumah Tahsin dan Tahfidz di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD), Bandung, Selasa 11 Januari 2022. Foto: Kemenag
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meminta agar Perguruan Tinggi Keagamaan ( PTK ) harus memiliki etika akademik yang baik. Dua etika akademik yang dimaksud Menag ialah selalu mengajak kepada kebaikan dan memiliki keluasan pandangan.

Hal ini disampaikan Menag dalam acara Pembinaan Pegawai, Peresmian Gedung Pendidikan Profesi Guru serta Rumah Tahsin dan Tahfidz di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD), Bandung, Selasa 11 Januari 2022. Baca juga: Kemenag Minta Penyelenggara Umrah Patuhi Kebijakan Satu Pintu

"Saya mengingatkan bahwa kampus itu harus memiliki etika akademik. Warga akademik itu adalah para pekerja ilmu. Maka hendaknya, selalu mengajak kebaikan dan keluasan pandangan,” ujar Yaqut dikutip dalam laman resmi Kemenag, Selasa 11 Januari 2022.

Menurutnya, dengan keluasan pandangan, seseorang tidak mudah menyalahkan orang lain yang berbeda pandangan dengannya. Hal ini wajib dimiliki para warga akademik untuk dapat memberikan pandangan yang berimbang di masyarakat, khususnya terkait dengan masalah keagamaan.



"Dan tugas dari Perguruan Tinggi Keagamaan sebagai pencerah bagi masyarakat dapat terwujud," ujarnya.

Lebih lanjut, Yaqut mengapresiasi sejumlah capaian yang telah diperoleh UIN SGD Bandung. Riset dan publikasinya menduduki ranking pertama dibandingkan PTKIN di bawah Kemenag.

Apresiasi mencapai puncaknya pada penghargaan peringkat satu di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) versi Webometrics 2021. Baca juga: Lepas 419 Jamaah Umrah Hari ini, Kemenag: Patuhi Prokes, Pandemi Belum Berakhir

"Oleh karena itu, saya berharap UIN Sunan Gunung Djati ini menjadi benchmark. Menjadi contoh bagi perguruan tinggi keagamaan lainnya," ujar pria yang biasa disapa Gus Yaqut ini.
(mhd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2000 seconds (11.97#12.26)