PKPU KSP Indosurya Berjalan, Pihak Terkait Diminta Lanjutkan Proposal Damai

Rabu, 10 Juni 2020 - 17:31 WIB
loading...
PKPU KSP Indosurya Berjalan,...
Upaya penyelesaian kewajiban atas permasalahan gagal bayar yang dialami KSP Indosurya Cipta melalui jalur PKPU masih terus berjalan di PN Jakarta Pusat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Upaya penyelesaian kewajiban atas permasalahan gagal bayar yang dialami Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta melalui jalur Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) masih terus berjalan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Pihak terkait diminta untuk menahan diri dan mengikuti proses perdamaian yang tengah berjalan saat ini.

(Baca juga: Pengamat Sebut Jika KSP Indosurya Pailit, Uang Nasabah Akan Hilang)

"Saat ini proses PKPU KSP Indosurya sedang berjalan di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dan tengah memasuki proses verifikasi piutang. Agar semua ini berjalan baik maka saya menghimbau agar semua pihak bisa menahan diri untuk tidak memberikan opini opini negatif yang bisa mencederai proses PKPU ini," kata Praktisi Hukum Juniver Girsang di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

(Baca juga: KSP Indosurya Akan Berikan Skema Penyelesaian Kewajiban dengan Baik)

Sebab lanjut Juniver, tujuan PKPU yang didaftarkan oleh para nasabah atau anggota dan calon anggota koperasi simpan pinjam Indosurya Cipta ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat itu bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan ini melalui proses perdamaian. Sehingga, dana anggota dan calon anggota atau nasabah dapat kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
IJTI: Menghormati Profesi...
IJTI: Menghormati Profesi Jurnalis Wujud Kepatuhan Hukum
Prabowo: Hukum Tidak...
Prabowo: Hukum Tidak Boleh Menjadi Alat Balas Dendam Politik
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Peluang Nikita Mirzani...
Peluang Nikita Mirzani Bebas Menguat, Ahli UU ITE Nilai Ada Salah Penerapan Hukum
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Rekomendasi
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Berita Terkini
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved