Zifivax Jadi Vaksin Booster, Kabar Baik Penanganan Covid-19 di Indonesia

Senin, 10 Januari 2022 - 19:17 WIB
loading...
Zifivax Jadi Vaksin...
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin penggunaan atau emergency use authorization (EUA) kepada vaksin Zifivax sebagai booster vaksin Covid-19. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) telah memberikan izin penggunaan atau emergency use authorization (EUA) kepada vaksin Zifivax sebagai booster vaksin Covid-19 atau suntikan dosis ketiga. Adapun Zifivax adalah vaksin halal yang mendapat izin penggunaan dari BPOM sebagai vaksin primer maupun vaksin booster Covid-19 di Indonesia.

Hal itu pun mendapat sambutan positif. “Ini kabar baik untuk penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Semoga kehadiran Zifivax dapat dimanfaatkan untuk percepatan pemulihan semua yang terdampak pandemi, khususnya ekonomi dan aktivitas sosial,” ujar Direktur Pemasaran dan Kemitraan PT. Jakarta Biopharmaceutical Industry (JBio) Chairuddin Yunus dalam keterangannya, Senin (10/1/2022).

Vaksin Zifivax diproduksi dan dikembangkan oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical dengan platform rekombinan protein sub-unit. Zifivax bakal dikembangkan dan diproduksi di Indonesia melalui kolaborasi produksi antara PT Biotis Pharmaceutical Indonesia dan PT Jakarta Biopharmaceutical Industry. “Vaksin Zifivax juga telah mendapatkan sertifikat halal dan suci dari LPPOM Majelis Ulama Indonesia (MUI),” tutur Chairuddin.

Baca juga: Menlu: Indonesia Harus Produksi Vaksin Covid-19 di ASEAN



Lebih lanjut dia mengungkapkan vaksin Zifivax juga terbukti sangat aman digunakan dengan efek samping yang ringan, hasil imunogenisitas yang tinggi, dan efektif melawan mutasi virus Covid-19 berdasarkan hasil uji klinis. Dia menjelaskan uji klinis booster untuk vaksin Zifivax sudah dilakukan di China.

"Hasilnya vaksinasi booster dengan Zifivax terhadap subjek yang telah disuntik dengan dua kali inactivated vaccine mampu meningkatkan antibodi hingga 2,4 kali lebih tinggi dibandingkan hasil vaksin booster dengan inactivated vaccine," ucapnya.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil studi lainnya juga ditemukan bahwa vaksin Zifivax mampu meningkatkan kadar neutralizing antibody pada subjek yang tingkat kekebalannya mulai menurun hingga hampir 50 kali lipat. “Dengan demikian, vaksin Zifivax aman dan baik digunakan sebagai dosis utama maupun dosis penguat atau booster,” imbuhnya.

Direktur operasional PT. Biotis Pharmaceuticals Idonesia (Biotis) Rakesh Deoddut Vyas menambahkan bahwa vaksin Zifivax siap untuk diproduksi Fill and Finished di Pabrik PT. Biotis di Gunung Sindur Kabupaten Bogor, Jawa Barat. "Kami sudah mulai melakukan transfer of technology dengan Zhifei sejak 5 bulan lalu," katanya.

Rakesh mengungkapkan bahwa Anhui Zhifei Longcom akan mengirimkan 9 orang tenaga ahli di bidang quality dan produksi dalam waktu dekat untuk membantu PT Jakarta Biopharmaceutical Industry dan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia. Sehingga proses alih teknologi untuk produksi vaksin Zifivax bisa terwujud.

Lebih lanjut Rakesh mengatakan, proses produksi Fill and Finished batch pertama bakal dilakukan secepatnya. Saat ini, kapasitas Fill and Finished PT. Biotis berada di sekitar 30 juta dosis per bulan atau 360 juta dosis per tahun.

"Kapasitas ini akan terus kami tingkatkan sejalan dengan rencana produksi vaksin Covid-19 platform inactivated Merah Putih hasil kerja sama dengan Unair yang akan dilakukan sekitar bulan Juni/Juli dan Agustus 2022," ujarnya.

Dia mengatakan, secara prinsip selaku perusahaan swasta nasional PT Jakarta Biopharmaceutical Industry dan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia sudah siap berkontribusi membantu pemerintah Indonesia untuk penyediaan vaksin Covid-19 dan vaksin lainnya. "Sesuai dengan komitmen kami adalah ingin menjadi perusahaan terkemuka di bidang farmasi yang memberikan makna bagi Indonesia," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mulai 2024 Vaksin Covid-19...
Mulai 2024 Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Yerry Tawalujan Berharap Harganya Terjangkau Peserta BPJS
YKMI Harap PTUN Jakarta...
YKMI Harap PTUN Jakarta Ikuti Putusan MA soal Vaksin Halal
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Wakil Ketua MPR: Protokol Kesehatan Harus Diaktifkan Lagi
Subvarian Arcturus Muncul,...
Subvarian Arcturus Muncul, Masyarakat Diminta Segera Vaksin Booster
Pemerintah Didorong...
Pemerintah Didorong Galakkan Lagi Vaksinasi Covid-19
Vaksinasi Dinilai Tetap...
Vaksinasi Dinilai Tetap Penting meski Covid-19 di Indonesia Terkendali
Inisiatif Inklusif untuk...
Inisiatif Inklusif untuk Mengembangkan Akses Layanan Kesehatan di Sulawesi Selatan
Negara Bagian AS Gugat...
Negara Bagian AS Gugat Pfizer atas Klaim Vaksin Covid-19 yang Dianggap Menyesatkan
Daya Tahan Tubuh Terjaga,...
Daya Tahan Tubuh Terjaga, Yuk Padukan Gaya Hidup Sehat dan Immune Booster
Rekomendasi
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Perluas Lini Produk,...
Perluas Lini Produk, SOME BY MI Luncurkan Cica Anti Hair Loss Hair Serum
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Berita Terkini
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Menkum Supratman Sampaikan...
Menkum Supratman Sampaikan Capaian Posbankum di Legal Forum Rusia dan Perkuat Kerja Sama Ekstradisi Narapidana
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Infografis
Usia Pensiun Pekerja...
Usia Pensiun Pekerja di Indonesia Naik Jadi 59 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved