Soal Kasus Habib Bahar bin Smith, Ketua GP Ansor: Aparat Sudah Benar
Selasa, 04 Januari 2022 - 19:38 WIB
loading...
Ketua GP Ansor Luqman Hakim menilai aparat penegak hukum sudah di jalan yang benar menjerat Habib Bahar ke proses hukum.. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Luqman Hakim angkat bicara terkait kasus hukum yang menyeret Habib Bahar bin Smith. Menurutnya, aparat penegak hukum sudah di jalan yang benar dengan menjerat Habib Bahar ke proses hukum.
Menurut Luqman, proses hukum di negara hukum itu suatu hal yang biasa. Maka, siapa pun yang melanggar hukum harus bersedia menerima risikonya. Sebab, penegakan hukum yang adil di dalam sistem demokrasi merupakan kunci dari terciptanya kedamaian dan ketertiban sosial. "Demokrasi tanpa penegakan hukum akan menjadi anarki. Pengertian seperti ini yang harus dimiliki semua warga negara Indonesia, termasuk Bahar Smith," kata Luqman dalam keterangannya, Selasa (4/1/2022).
Baca juga: Habib Bahar Tersangka Hoaks Penembakan Laskar FPI, Ini Penjelasan Polda Jabar
Luqman mengaku sedih dengan fenomena politisasi peristiwa hukum dengan memainkan sentimen SARA yang dilakukan Habib Bahar, sehingga seolah-seolah hal ini menjadi peristiwa konflik dan permusuhan agama (Islam). Menurutnya, hal ini juga tentu kontra-produktif bagi upaya membangun karakter bangsa dan mematangkan demokrasi seperti cita-cita kemerdekaan NKRI.
Baca juga: Habib Bahar Tersangka Penyebaran Hoaks, Polri: Silakan Tempuh Jalur Hukum
Menurut Luqman, proses hukum di negara hukum itu suatu hal yang biasa. Maka, siapa pun yang melanggar hukum harus bersedia menerima risikonya. Sebab, penegakan hukum yang adil di dalam sistem demokrasi merupakan kunci dari terciptanya kedamaian dan ketertiban sosial. "Demokrasi tanpa penegakan hukum akan menjadi anarki. Pengertian seperti ini yang harus dimiliki semua warga negara Indonesia, termasuk Bahar Smith," kata Luqman dalam keterangannya, Selasa (4/1/2022).
Baca juga: Habib Bahar Tersangka Hoaks Penembakan Laskar FPI, Ini Penjelasan Polda Jabar
Luqman mengaku sedih dengan fenomena politisasi peristiwa hukum dengan memainkan sentimen SARA yang dilakukan Habib Bahar, sehingga seolah-seolah hal ini menjadi peristiwa konflik dan permusuhan agama (Islam). Menurutnya, hal ini juga tentu kontra-produktif bagi upaya membangun karakter bangsa dan mematangkan demokrasi seperti cita-cita kemerdekaan NKRI.
Baca juga: Habib Bahar Tersangka Penyebaran Hoaks, Polri: Silakan Tempuh Jalur Hukum
Lihat Juga :