BMKG: 185 Kali Gempa Merusak Selama Periode 2008-2021

Jum'at, 24 Desember 2021 - 14:36 WIB
loading...
BMKG: 185 Kali Gempa...
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebanyak 185 kali gempa merusak selama periode 2008-2021. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) melaporkan sebanyak 185 kali gempa merusak selama periode 2008-2021. Kepala Badan Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa dalam periode 2021 tercatat 22 kali kejadian gempa merusak, sama seperti 2018 yang juga terjadi 22 kali gempa merusak.

“Tahun 2021 terjadi 22 kali sama seperti tahun 2018 yang saat itu terjadi 3 bencana besar yaitu Gempa Lombok, Gempa dan Tsunami Palu dan Tsunami Selat Sunda,” kata Daryono lewat akun media sosial pribadinya, Jumat (24/12/2021).

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Peningkatan Curah Hujan di Jabar Jelang Puncak Musim Penghujan

Daryono mengatakan jika dirata-rata setiap tahun terjadi 13 kali gempa merusak terjadi di Indonesia. Berikut rincian kejadian 185 gempa merusak periode 2008-2021:

2008: 10 kejadian
2009: 10 kejadian
2010: 14 kejadian
2011: 12 kejadian
2012: 10 kejadian
2013: 11 kejadian
2014: 6 kejadian
2015: 6 kejadian
2016: 12 kejadian
2017: 20 kejadian
2018: 22 kejadian
2019: 19 kejadian
2020: 11 kejadian
2021: 22 kejadian
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Pantau Badai Monsun...
Pantau Badai Monsun di Teluk Benggala, BMKG Ungkap Dampaknya ke Indonesia
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
Hujan Deras Guyur Bogor...
Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Rekomendasi
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Berita Terkini
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved