Yasonna: Rapid Test Kemenkumham dan BIN untuk Memutus Rantai Corona
Selasa, 09 Juni 2020 - 15:47 WIB
loading...
A
A
A
"Kami berharap hasil rapid test dari seluruh peserta yang sudah mendaftar hasilnya non-reaktif. Namun demikian apabila terdapat hasil tes yang reaktif, yang bersangkutan dapat melanjutkan untuk mengikuti PCR/Swab Test agar hasilnya lebih akurat," tuturnya.
Rapid test dengan metode drive thru itu digelar selama lima hari kedepan, yang dimulai sejak 8 Juni hingga 12 Juni 2020. Kegiatan tersebut ditargetkan dapat memeriksa 1.000 sampel per hari dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
"Rapid test dilakukan sebagai sarana untuk mendeteksi dini, sehingga apabila ada yang terindikasi terpapar Covid-19 dapat segera memperoleh penanganan secara cepat dan tepat, harapannya pandemi ini dapat segera teratasi," ucap Yasonna.
Pada kesempatan ini, Yasonna juga memberikan penghargaan kepada BIN, yang diserahkan kepada Kepala Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BIN Brigjen TNI Irwan Mulyana. Setelah menerima penghargaan, Irwan menuturkan bahwa kerjasama ini merupakan instruksi langsung dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.
Fokus membantu kementerian, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam melakukan rapid test massal. “Saat ini, mobil laboratorium yang kami miliki sudah bergerak ke daerah-daerah penyangga DKI Jakarta dan wilayah yang menjadi zona merah penyebaran Covid-19 seperti Jawa Barat, Banten, dan Surabaya,” ujar Irwan.
Rapid test dengan metode drive thru itu digelar selama lima hari kedepan, yang dimulai sejak 8 Juni hingga 12 Juni 2020. Kegiatan tersebut ditargetkan dapat memeriksa 1.000 sampel per hari dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
"Rapid test dilakukan sebagai sarana untuk mendeteksi dini, sehingga apabila ada yang terindikasi terpapar Covid-19 dapat segera memperoleh penanganan secara cepat dan tepat, harapannya pandemi ini dapat segera teratasi," ucap Yasonna.
Pada kesempatan ini, Yasonna juga memberikan penghargaan kepada BIN, yang diserahkan kepada Kepala Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BIN Brigjen TNI Irwan Mulyana. Setelah menerima penghargaan, Irwan menuturkan bahwa kerjasama ini merupakan instruksi langsung dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan.
Fokus membantu kementerian, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dalam melakukan rapid test massal. “Saat ini, mobil laboratorium yang kami miliki sudah bergerak ke daerah-daerah penyangga DKI Jakarta dan wilayah yang menjadi zona merah penyebaran Covid-19 seperti Jawa Barat, Banten, dan Surabaya,” ujar Irwan.
Lihat Juga :