Omicron dan Kesiapan Karantina
Senin, 20 Desember 2021 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
Apa yang disampaikan Presiden Jokowi terkait kasus terbaru Omicron hendaknya menjadi perhatian semua pihak. Bukan saja bagi pemangku kepentingan di pusat, tetapi juga jajaran di bawahnya hingga ke daerah. Pun demikian bagi masyarakat yang kini cenderung lonnggar menerapkan protokol kesehatan di tempat-tempat publik.
Kasus Bertambah
Hingga Minggu (19/12), kasus penularan Covid-19 varian Omicron tercatat sebanyak tiga orang. Sekadar informasi, kasus pertama ditemukan pada petugas kesehatan di Wisma Altet Kemayoran, yang diduga tertular dari pelaku perjalanan internasional yang di karantina di tempat itu. Sementara dua pasien lainnya merupakan pelaku perjalanan dari Amerika Selatan dan Inggris yang keduanya kini sedang menjalani karantina di Wisma Atlet. Selain itu dilaporkan juga tiga warna negara asing (WNA) asal China yang kini sedang menjalani karantina di Manado.
Melihat runtutannya di mana kasus Omicron berasal dari luar negeri, maka ada baiknya pesan untuk tetap tidak bepergian ke luar negeri ditaati. Namun, bagaimana dengan mereka yang sudah terlanjur berpesiar dan diperkirakan akan kembali dalam waktu dekat?
Kementerian Kesehatan memperkirakan, akan terjadi arus balik WNI yang saat ini sudah ada di luar negeri maupun yang akan bepergian ke luar negeri dalam sepekan ke depan. Adapun puncaknya, diperkirakan terjadi pada pekan pertama dan kedua Januari seiring berakhirnya liburan Natal dan Tahun Baru.
Tanpa menunggu tahun baru, sebenarnya kedatangan pelaku perjalanan internasional ke Indonesia lumayan tinggi. Setidaknya ini terlihat dari data yang dihimpun Satgas Penanganan Covid-19, yang menyebutkan bahwa setiap harinya ada 3.000 orang pelaku perjalanan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.
Kasus Bertambah
Hingga Minggu (19/12), kasus penularan Covid-19 varian Omicron tercatat sebanyak tiga orang. Sekadar informasi, kasus pertama ditemukan pada petugas kesehatan di Wisma Altet Kemayoran, yang diduga tertular dari pelaku perjalanan internasional yang di karantina di tempat itu. Sementara dua pasien lainnya merupakan pelaku perjalanan dari Amerika Selatan dan Inggris yang keduanya kini sedang menjalani karantina di Wisma Atlet. Selain itu dilaporkan juga tiga warna negara asing (WNA) asal China yang kini sedang menjalani karantina di Manado.
Melihat runtutannya di mana kasus Omicron berasal dari luar negeri, maka ada baiknya pesan untuk tetap tidak bepergian ke luar negeri ditaati. Namun, bagaimana dengan mereka yang sudah terlanjur berpesiar dan diperkirakan akan kembali dalam waktu dekat?
Kementerian Kesehatan memperkirakan, akan terjadi arus balik WNI yang saat ini sudah ada di luar negeri maupun yang akan bepergian ke luar negeri dalam sepekan ke depan. Adapun puncaknya, diperkirakan terjadi pada pekan pertama dan kedua Januari seiring berakhirnya liburan Natal dan Tahun Baru.
Tanpa menunggu tahun baru, sebenarnya kedatangan pelaku perjalanan internasional ke Indonesia lumayan tinggi. Setidaknya ini terlihat dari data yang dihimpun Satgas Penanganan Covid-19, yang menyebutkan bahwa setiap harinya ada 3.000 orang pelaku perjalanan dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.
Lihat Juga :