Omicron dan Kesiapan Karantina
Senin, 20 Desember 2021 - 11:11 WIB
loading...
Masyarakat diimbau waspada varian Covid-19 terbaru. FOTO/DOK SINDO
A
A
A
Omicron, varian terbaru Covid-19 akhirnya terkonfirmasi sudah masuk ke Tanah Air. Kasus ini mendapat respons dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pada Kamis (16/12) lalu, langsung memberikan pernyataan pers.
Pada kesempatan itu, Presiden miminta kepada masyarakat untuk mewaspadai penularan virus yang memiliki nama lain B.1.1.529 itu. Melalui akun Youtube, Jokowi Kembali mengingatkan untuk bersama-sama agar varian Omicron tidak meluas di Indonesia. Dia juga mewanti-wanti agar jangan sampai terjadi penularan lokal Omicron.
Meski harus ekstra waspada, ujar Presiden, masyarakat diminta tidak panik. Pasalnya, sejauh ini varian Omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama pasien-pasien yang sudah mendapatkan vaksin.
Oleh karena itu, Presiden meminta kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dosis satu maupun dosis dua agar segera mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin. Tak lupa, yang juga penting adalah masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Jokowi juga mengingatkan, kendati situasi pandemi di dalam negeri sudah berangsur normal, namun masyarakat diminta tidak jangan kendur menerapkan protokol kesehatan, tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan.
Kepala Negara juga meminta kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan testing dan tracing dari kontak erat pasien yang sudah terdeteksi tertular Omicron. Imbauan juga disampaian agar, warga dan pejabat negara menahan diri untuk tidak bepergian ke luar negeri guna mengurangi risiko penularan.
Pada kesempatan itu, Presiden miminta kepada masyarakat untuk mewaspadai penularan virus yang memiliki nama lain B.1.1.529 itu. Melalui akun Youtube, Jokowi Kembali mengingatkan untuk bersama-sama agar varian Omicron tidak meluas di Indonesia. Dia juga mewanti-wanti agar jangan sampai terjadi penularan lokal Omicron.
Meski harus ekstra waspada, ujar Presiden, masyarakat diminta tidak panik. Pasalnya, sejauh ini varian Omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama pasien-pasien yang sudah mendapatkan vaksin.
Oleh karena itu, Presiden meminta kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dosis satu maupun dosis dua agar segera mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin. Tak lupa, yang juga penting adalah masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Jokowi juga mengingatkan, kendati situasi pandemi di dalam negeri sudah berangsur normal, namun masyarakat diminta tidak jangan kendur menerapkan protokol kesehatan, tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan.
Kepala Negara juga meminta kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan testing dan tracing dari kontak erat pasien yang sudah terdeteksi tertular Omicron. Imbauan juga disampaian agar, warga dan pejabat negara menahan diri untuk tidak bepergian ke luar negeri guna mengurangi risiko penularan.
Lihat Juga :