Pembangunan SDM, Jadi Kunci Pembangunan Keamanan Siber Indonesia
Senin, 20 Desember 2021 - 12:59 WIB
loading...
A
A
A
Hinsa melanjutkan, SDM keamanan siber dan sandi negara akan dikembangkan melalui Riset and Development (RND) agar teknologi yang dimiliki BSSN tidak ketinggalan. BSSN juga akan mengembangkan penelitian dan pengembangan (Litbang) dengan lembaga-lembaga Litbang negara dan perguruan tinggi.
Peran nyata BSSN dalam pembangunan SDM diantaranya diwujudkan melalui program-program yang dapat mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital di Indonesia, seperti Literasi Keamanan Siber untuk para pelaku start-up e-commerce, workshop secure coding bagi pengembang start-up digital, seminar dan edukasi ke masyarakat tentang kesadaran keamanan data pribadi.
Pada 2021, BSSN melaksanakan program literasi, penerapan, dan penilaian keamanan informasi pada pelaku usaha dalam rangka mendukung program stimulus ekonomi melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya pelaku UKM di titik tujuan pariwisata super prioritas di antaranya Labuan Bajo (Kab. Manggarai Barat, Provinsi NTT), Likupang (Kab. Minahasa Utara, Provinsi Sulut), termasuk di Bali.
BSSN telah menyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Informasi dan Komunikasi Golongan Pokok Aktivitas Pemrograman, Konsultasi Komputer, dan Kegiatan yang berhubungan dengan itu di Bidang Security Operation Center (SOC) yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 391 Tahun 2020.
Upaya nyata lainnya diwujudkan dengan mencetak bibit unggul SDM ahli keamanan siber di Politeknik Siber dan Sandi Negara dengan meningkatkan jumlah formasi pada beberapa tahun terakhir dengan menghasilkan lulusan 247 lulusan (2019-2021), kemudian melalui program pelatihan teknis dan fungsional keamanan siber, Pusat Pengembangan SDM BSSN telah mendidik lebih dari 3.000-an peserta (2019–2020).
Pembangunan SDM tidak hanya menyasar peningkatan kuantitas dan kualitas SDM penyelenggara atau pengelola Sistem Elektronik, namun pembangunan SDM juga harus menyasar pada sasaran terwujudnya budaya keamanan siber para pengguna Sistem Elektronik di Indonesia. Kampanye budaya keamanan siber terus digalakkan atau ditingkatkan oleh BSSN kepada masyarakat publik diantarnya melalui program Kampanye Literasi Keamanan Siber BSSN atau yang lebih popular dengan KLiK BSSN dan berbagai program kampanye digital lainnya terkait keamanan siber.
Peran nyata BSSN dalam pembangunan SDM diantaranya diwujudkan melalui program-program yang dapat mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital di Indonesia, seperti Literasi Keamanan Siber untuk para pelaku start-up e-commerce, workshop secure coding bagi pengembang start-up digital, seminar dan edukasi ke masyarakat tentang kesadaran keamanan data pribadi.
Pada 2021, BSSN melaksanakan program literasi, penerapan, dan penilaian keamanan informasi pada pelaku usaha dalam rangka mendukung program stimulus ekonomi melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya pelaku UKM di titik tujuan pariwisata super prioritas di antaranya Labuan Bajo (Kab. Manggarai Barat, Provinsi NTT), Likupang (Kab. Minahasa Utara, Provinsi Sulut), termasuk di Bali.
BSSN telah menyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Informasi dan Komunikasi Golongan Pokok Aktivitas Pemrograman, Konsultasi Komputer, dan Kegiatan yang berhubungan dengan itu di Bidang Security Operation Center (SOC) yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 391 Tahun 2020.
Upaya nyata lainnya diwujudkan dengan mencetak bibit unggul SDM ahli keamanan siber di Politeknik Siber dan Sandi Negara dengan meningkatkan jumlah formasi pada beberapa tahun terakhir dengan menghasilkan lulusan 247 lulusan (2019-2021), kemudian melalui program pelatihan teknis dan fungsional keamanan siber, Pusat Pengembangan SDM BSSN telah mendidik lebih dari 3.000-an peserta (2019–2020).
Pembangunan SDM tidak hanya menyasar peningkatan kuantitas dan kualitas SDM penyelenggara atau pengelola Sistem Elektronik, namun pembangunan SDM juga harus menyasar pada sasaran terwujudnya budaya keamanan siber para pengguna Sistem Elektronik di Indonesia. Kampanye budaya keamanan siber terus digalakkan atau ditingkatkan oleh BSSN kepada masyarakat publik diantarnya melalui program Kampanye Literasi Keamanan Siber BSSN atau yang lebih popular dengan KLiK BSSN dan berbagai program kampanye digital lainnya terkait keamanan siber.
Lihat Juga :