Setiap Hari 3.000 Orang Masuk Indonesia, Satgas: Tambahan Tempat Karantina Disiapkan
Sabtu, 18 Desember 2021 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
Sonny mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyiapkan tambahan lokasi karantina sehingga bisa menampung pelaku perjalanan yang masuk ke Indonesia. “Ini sedang disiapkan juga beberapa tambahan tempat karantina ya. Supaya bisa menampung jumlah orang yang datang dalam jumlah besar,” ujarnya.
Dia mengatakan saat ini kapasitas karantina masih memadai. Namun untuk mengantisipasi kedatangan yang besar maka akan ada tempat karantina tambahan.
Baca juga: Kisah SBY Gagal Berangkat ke Medan Operasi Hanya karena Hal Sepele
“Sementara ini masih memadai. Tetapi kan kalau terus menerus 3.000 orang per hari kan kita harus segera menambah kapasitasnya. Kan enggak mungkin kita tidak menambah kapasitas dengan tambahan orang. Artinya, setiap hari 3.000 orang, lalu kapasitas karantina sekarang 20.000 orang. Lalu dalam 7 hari sudah penuh tuh, 3.000, 3.000, 3.000. Nah makanya harus ditambah terus,” ujarnya.
Menurutnya pemerintah sudah mengimbau agar para WNI menunda kepulangannya untuk mencegah potensi penularan. “Memang kita juga mengimbau WNI yang berada di luar negeri untuk menunda dulu kepulangannya. Karena bagaimana pun juga karantina yang kita berlakukan kan harus dilakukan secara ketat. Sehingga meminimalisir risiko. Dan kalau mereka pulangnya cuma sebentar 10 hari tentu menjadi tidak sebanding,” ucapnya.
Dia mengatakan saat ini kapasitas karantina masih memadai. Namun untuk mengantisipasi kedatangan yang besar maka akan ada tempat karantina tambahan.
Baca juga: Kisah SBY Gagal Berangkat ke Medan Operasi Hanya karena Hal Sepele
“Sementara ini masih memadai. Tetapi kan kalau terus menerus 3.000 orang per hari kan kita harus segera menambah kapasitasnya. Kan enggak mungkin kita tidak menambah kapasitas dengan tambahan orang. Artinya, setiap hari 3.000 orang, lalu kapasitas karantina sekarang 20.000 orang. Lalu dalam 7 hari sudah penuh tuh, 3.000, 3.000, 3.000. Nah makanya harus ditambah terus,” ujarnya.
Menurutnya pemerintah sudah mengimbau agar para WNI menunda kepulangannya untuk mencegah potensi penularan. “Memang kita juga mengimbau WNI yang berada di luar negeri untuk menunda dulu kepulangannya. Karena bagaimana pun juga karantina yang kita berlakukan kan harus dilakukan secara ketat. Sehingga meminimalisir risiko. Dan kalau mereka pulangnya cuma sebentar 10 hari tentu menjadi tidak sebanding,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :