Uni Eropa Net-Zero 2050: Peluang dan Tantangan Indonesia

Jum'at, 10 Desember 2021 - 07:46 WIB
loading...
A A A
Peluang dan Tantangan Indonesia
Untuk mencapai net-zero 2050, tentu Uni Eropa akan semakin gencar menggunakan energi baru dan terbarukan. Sementara itu, untuk membuat pembangkit listrik yang berasal dari energi baru dan terbarukan, diperlukan beberapa komponen seperti panel surya dan turbin angin. Lalu, untuk memproduksi kedua komponen tersebut diperlukan berbagai bahan tambang. Uni Eropa sudah mengidentifikasi setidaknya ada 30 bahan tambang penting yang dibutuhkan untuk membuat komponen-komponen pembangkit listrik energi baru dan terbarukan.

Bahan-bahan tambang tersebut tidak dapat diganti dengan bahan-bahan lain. Sementara itu, kapasitas Uni Eropa untuk menambang hanya sebesar 3% (Leonard et al. 2020). Hal ini dikarenakan beberapa bahan tambang tersebut hanya bisa ditemukan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Oleh karena itu, impor bahan tambang untuk membangun pembangkit listrik energi baru dan terbarukan tentu dilakukan oleh Uni Eropa.

Berdasarkan data yang ada, sejak 2010-2014, Uni Eropa mengimpor 62% ketiga puluh bahan tambang penting tersebut dari Tiongkok. Sementara itu, impor yang berasal dari Indonesia masih sebesar 3% (Bruegel/European Council on Foreign Relations berdasarkan data Komisi Uni Eropa 2017).

Berkaca dari pengalaman Uni Eropa yang selama ini memiliki ketergantungan impor energi fosil yang tinggi dari satu negara saja (Rusia), dalam menggunakan energi bersih, mulai ada dorongan terhadap Uni Eropa agar memanfaatkan transisi energi sebagai momentum untuk tidak lagi mengulang hal yang sama. Dengan kata lain, Uni Eropa diharapkan tidak memindahkan ketergantungan energi tinggi dari Rusia ke Tiongkok yang selama ini menjadi eksportir terbesar bahan-bahan baku infrastruktur hijau. Salah satu strategi yang kemungkinan besar akan digunakan Uni Eropa agar tidak ketergantungan energi bersih dalam impor 30 bahan tambang penting dari Tiongkok adalah dengan melakukan diversifikasi impor, yaitu, memperbanyak volum impor dari negara-negara lain.

Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki bahan-bahan tambang tersebut tentu akan terdampak diversifikasi impor yang dilakukan oleh Uni Eropa, baik terdampak dalam bentuk peluang dan tantangan. Pertama, terkait peluang, diversifikasi impor tersebut dapat dimanfaatkan oleh Indonesia untuk mengekspor bahan-bahan tambang dari Indonesia yang diperlukan untuk kebutuhan energi baru dan terbarukan dalam jumlah yang lebih besar. Ekspor ini tentunya akan semakin memperbesar nilai perdagangan Indonesia ke Uni Eropa. Berdasarkan data dari Komisi Uni Eropa, di tahun 2020, nilai ekspor Indonesia ke Uni Eropa masih sebesar 13,3 miliar Euro. Nilai tersebut menjadikan Indonesia sebagai mitra dagang terbesar ke-31 bagi Uni Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
EcoFlow Perluas Akses...
EcoFlow Perluas Akses Solusi Energi Pintar, Dukung Ketahanan Energi di Era Transisi Energi
Rekomendasi
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Berita Terkini
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Profil Sudaryono, Wamentan...
Profil Sudaryono, Wamentan Anak Petani Grobogan yang Jadi Kepala BGN Baru
Breaking News! Wamentan...
Breaking News! Wamentan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved