Akuakultur dan Perubahan Iklim

Rabu, 08 Desember 2021 - 13:57 WIB
loading...
A A A
Keempat, segmentasi pengembangan riset sistem dan manajemen teknologi akuakultur. Segmentasi ini untuk menghasilkan sistem budidaya yang berkelanjutan serta efisien berdasarkan tiga indikator (ekonomi, lingkungan dan sosial) (Valenti et al. 2018). Ini menjadi penting, agar dari segi ekonomi akuakultur efisien dalam menggunakan sumber daya keuangan dan kelayakan ekonomi sehingga menciptakan ketahanan dan memiliki kemampuan untuk melakukan reinvestasi. Begitu juga indikator lingkungan, bagaimana akuakultur dapat mengurangi buangan limbah dan aman bagi keanekaragaman hayati di lokasi budidaya. Terakhir indikator sosial, akuakultur diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat (lapangan pekerjaan, ketahanan pangan, pendapatan yang layak dan mampu diakses oleh pembudidaya skala kecil).

Kelima, segmentasi pengembangan riset manajemen lingkungan akuakultur. Lingkungan menjadi salah satu faktor kunci dalam menghadapi perubahan iklim. Fokus riset untuk menemukan metode rekayasa lingkungan yang tepat agar dampak perubahan iklim dapat dikurangi. Disamping itu, bagaimana kegiatan akuakultur tetap mampu menghasilkan produksi yang tinggi dengan penggunaan sumber daya terbatas (lahan dan air).

Keenam, segmentasi pengembangan riset kebijakan akuakultur nasional. Disini pemerintah bersama perguruan tinggi (akademisi, peneliti) dan pengusaha merumuskan secara konprehensif terkait kebijakan yang nantinya memayungi dan mengawal pelaksanaan pengembangan pondasi akuakultur Indonesia secara berkelanjutan. Output yang diharapkan berupa kebijakan pendanaan riset yang berkelanjutan (tidak berhenti ketika pergantian menteri mapuan presiden terjadi), penentuan lokasi strategis (Indonesia Barat, Tengah dan Timur) dan sudah diatur dalam RTRW serta jauh dari pemukinan, dukungan infrastruktur (kolaborasi pengusaha dengan pemerintah), penentuan komoditas ekonomis penting, implementasi skala pilot project, dan keterlibatan pembudidaya kecil.

Hemat penulis, pemerintah harus belajar dari kasus udang windu agar udang vaname dan komoditas lain tidak mengalami nasib yang sama. Potensi akuakultur Indonesia jika tidak memiliki pondasi yang kuat akan menjadi keniscayaan semata. Memang prosesnya tidak langsung mendatangkan peningkatan produksi dan keuntungan. Namun kita harus paham, dampak perubahan iklim tidak memandang seberapa besar potensi akuakultur yang dimiliki suatu negara, namun justru seberapa kuat pondasi akuakultur suatu negara untuk bertahan dan adaptif terhadap dampak perubahan iklim.

Akuakultur Indonesia akan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, menciptakan ketahanan pangan, memberikan pendapatan yang layak dan dapat diakses oleh pembudidaya skala kecil dengan biaya rendah jika memiliki pondasi yang kuat. Semoga.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Cegah Karhutla Akibat...
Cegah Karhutla Akibat El Nino, Kemenhut-BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Mencapai 4 Meter di Beberapa Perairan hingga 22 April 2026
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
Rekomendasi
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved