Mobilitas Nataru Diperketat, Reisa Broto Asmoro: Kita Tak Mau Lagi Kehilangan Orang Tersayang

Sabtu, 04 Desember 2021 - 10:14 WIB
loading...
Mobilitas Nataru Diperketat,...
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro. Foto/Biro Pers Sekretariat Presiden
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro mengingatkan bahwa ancaman virus Covid-19 masih ada. Reisa pun meminta agar masyarakat kembali mengurangi mobilitas dan aktivitasnya pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti.

Sebab, itu dapat meningkatkan penyebaran virus Covid-19 setelah ditemukan varian Omicron . "Nah kalau kasus naik drastis seperti yang kita alami bulan Juli kemarin, rumah sakit akan penuh, dokter dan nakes akan kewalahan, pasien akan antre dan tidak akan dapat dilayani tepat waktu," ujar Reisa saat menggelar konferensi pers yang ditayangkan melalui akun resmi YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (4/12/2021).

"Akibatnya, kematian pun tinggi. Kita tentu tidak mau lagi ribuan keluarga di Indonesia ini kehilangan orang tersayangnya. Kita cegah, kita tangkal, kita lawan," sambung Reisa.

Baca juga: Reisa Broto Asmoro Ingatkan Pentingnya PPKM Level 3 saat Nataru

Dia menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Kementerian Agama, dan Pemerintah Daerah telah mengatur pengetatan selama nataru. Mobilitas dan aktivitas selama nataru hanya diperbolehkan setengah dari kapasitas.

"Nantinya Misa dan ibadah di gereja diadakan secara hybrid, campuran antara online dan offline. Perayaan Tahun Baru yang masif dan diadakan di tempat umum itu ditiadakan, serta cuti pegawai negeri dan TNI-Polri diatur agar tidak bersamaan di akhir tahun ini," kata Reisa.

"Kemudian perjalanan kendaraan juga diatur agar tidak terlalu banyak, termasuk dengan pemberlakuan ganjil dan genap," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kakorlantas: Kendaraan...
Kakorlantas: Kendaraan Keluar Jakarta Naik 11% di Momen Nataru
Densus 88 Antiteror...
Densus 88 Antiteror Tangkap 7 Teroris Selama Momen Nataru
Libur Nataru, BMKG Imbau...
Libur Nataru, BMKG Imbau Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah
Libur Natal dan Tahun...
Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik
Anggota DPR: Larangan...
Anggota DPR: Larangan Truk Sumbu Tiga saat Nataru Jadi 17 Hari Kebijakan Tidak Tepat
5,8 Juta Kendaraan Melintasi...
5,8 Juta Kendaraan Melintasi 4 Gerbang Tol Jasa Marga Selama Libur Nataru 2025/2026, Naik 9,8%
Puncak Arus Balik Libur...
Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru, 72 Persen Penumpang Whoosh Kembali ke Jakarta
Pastikan Kesiapan Infrastruktur,...
Pastikan Kesiapan Infrastruktur, Dirut BKI Tinjau Posko dan Fasilitas Pelabuhan
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Berita Terkini
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Infografis
Alasan RI Gabung BRICS,...
Alasan RI Gabung BRICS, Prabowo: Kita Mau Berada di Mana-mana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved