Capres-Cawapres Independen Tak Bisa Dikendalikan Kekuatan Oligarki

Rabu, 01 Desember 2021 - 16:10 WIB
loading...
Capres-Cawapres Independen...
Direktur Eksekutif Cespels Ubedilah Badrun berpandangan bahwa ada sejumlah argumen yang mendukung wacana capres dan cawapres independen. Foto/SINDOnews/Kiswondari
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Social Political Economic and Law Studies (Cespels) Ubedilah Badrun berpandangan bahwa ada sejumlah argumen yang mendukung wacana calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) independen . Hal ini disampaikannya dalam Dialog Kebangsaan DPD RI yang bertajuk “Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden Independen”.

“Ada teori human rights, teori sovereignity dan teori konstitusi sehingga calon presiden dan cawapres independen boleh dan dibenarkan,” ujar Ubedilah di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/12/2021). Baca juga: Soal Pernyataan Jenderal Dudung, Imam Shamsi Ali: Tuhan Tidak Perlu Dikaitkan dengan Etnis

Ubedilah memaparkan sejumlah argumen empirik. Pertama, Indonesia memiliki 270,20 juta penduduk yang memungkinkan ada banyak calon pemimpin yang berkualitas. Kedua, Indonesia pernah memiliki sejarah adanya 4 pasang calon presiden dan wapres di Pemilu 2004.

Namun, dia menjelaskan sejumlah kelemahan yakni, Pasal 6A ayat (2) UUD 1945 hanya menyebutkan bahwa pencalonan dilakukan oleh parpol. Akan tetapi, pasal tersebut tidak menyebutkan syarat 20% bagi partai pengusung.

Menurutnya, sejak Indonesia menganut sistem bikameral (DPR-DPD) kalau anggota Parlemen saja dibolehkan berasal dari independen atau nonpartai ini bisa dijadikan dasar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
Ganjar-Mahfud Kalah...
Ganjar-Mahfud Kalah Pilpres 2024, Megawati: Ini Rekayasa dari Mana Pelajarannya?
Ketua DPD Dorong Capres...
Ketua DPD Dorong Capres Independen usai MK Hapus Presidential Threshold
Ini Takato Ishida, Gubernur...
Ini Takato Ishida, Gubernur Termuda Jepang yang Menang Tanpa Partai Politik
Trump akan Dihukum terkait...
Trump akan Dihukum terkait Pemilihan Umum 2020 Jika Tidak Menang Pilpres 2024
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
Rekomendasi
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Keterlibatan TNI dalam...
Keterlibatan TNI dalam Penggeledahan Polri 8-10 Juli 2026
TASPEN Salurkan Santunan...
TASPEN Salurkan Santunan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved