PAN Nilai Usulan Ambang Batas Parlemen 7% Tidak Realistis

Minggu, 07 Juni 2020 - 15:36 WIB
loading...
PAN Nilai Usulan Ambang...
Bendahara Umum (Bendum) DPP PAN Totok Daryanto menilai bahwa usulan dari Partai Golkar dan Partai Nasdem bahwa parliamentary threshold dinaikkan dari 4% menjadi 7% merupakan usulan yang tidak realistis. menilai bahwa usulan dari Partai Golkar dan Partai
A A A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) menilai bahwa usulan dari Partai Golkar dan Partai Nasdem bahwa parliamentary threshold atau ambang batas parlemen dinaikkan dari 4% menjadi 7% merupakan usulan yang tidak realistis dan juga tidak sesuai dengan semangat konstitusional bangsa Indonesia yakni, Bhinneka Tunggal Ika. Dengan ambang batas 7% dapat menggugurkan partai-partai menengah di Parlemen.

“Menurut PAN itu tidak realistis dan tidak sesuai semnagat konstitusional bangsa kita, Bhinneka Tunggal Ika. Ini arahnya kepada sistem dua partai, ini enggak tepat, kita ini sistem plural karena Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Bendahara Umum (Bendum) DPP PAN Totok Daryanto kepada SINDO Media, Minggu (7/6/2020). (Baca juga: Kasus WNI di Luar Negeri Positif COVID-19 Tembus 1.010 Orang)

Karena itu, Totok melanjutkan, partai menengah harus dijamin kelangsungannya di Parlemen sehingga ambang batas 7% itu akan mematikan partai-partai menengah di Parlemen. Dia pun menduga bahwa usulan itu sifatnya hanya penawaran tertinggi untuk membuat kesepakatan saja.

“Itu kan kalau tinggi penawaran pertama ya. Saya kira tidak realistis, naik-naik setengah persen sampai satu persen itu mungkin,” kata mantan Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR itu.

Kemudian, mantan Anggota Pansus RUU Pemilu itu juga menduga bahwa nantinya akan ada usulan angka parliamentary threshold yang tidak akan berubah untuk selamanya. Angkanya bisa 5% atau 6%, namun rasanya usulan 7% itu tidak realistis dan nantinya akan ada kesepakatan-kesepakatan antarfraksi di DPR.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Sekretaris DPW PAN Sumut...
Sekretaris DPW PAN Sumut Komitmen Kawal Presiden Prabowo hingga 2034
Prabowo Tantang Lawan...
Prabowo Tantang Lawan Politik: Nggak Suka Sama Saya? Silakan Maju di 2029!
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki,...
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki, Warga Cilegon Ancam Golput di Pemilu 2029
Rekomendasi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Berita Terkini
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved