Mahfud MD: Indonesia Bukan Negara Islam, Tapi Bisa Dibangun Jadi Islami
Kamis, 25 November 2021 - 12:10 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menegaskan bahwa Indonesia bukan negara Islam, tetapi bisa dibangun menjadi negara Islami. Foto/Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menegaskan bahwa Indonesia bukan negara Islam , tetapi bisa dibangun menjadi negara Islami. Hal ini diungkapkan Mahfud dalam sambutannya pada acara peluncuran dan bedah dua buah buku karya Prof. Dr. Masykuri Abdillah, yakni Islam Agama Kedamaian, serta Islam dan Etika Kehidupan Berbangsa secara virtual, Kamis (25/11/2021).
Dia menjelaskan Indonesia sebagai produk perjuangan dan produk jihad sudah menjadi negara Pancasila. “Indonesia bukan negara Islam, tapi istilah Kyai Ma’ruf Amin itu negara berkesepakatan, negara perjanjian yang kemudian kita sebut negara Pancasila. Negara Indonesia bukan negara Islam, tetapi bisa kita bangun menjadi negara Islami. Bukan negara Islam, tapi negara Islami,” kata Mahfud.
Lalu, apa itu negara Islami? “Yaitu keberlakuan nilai-nilai dasar islam di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa harus menyebut bahwa itu Islam,” tuturnya.
Baca juga: Wapres: Islam Agama Kedamaian, Menjunjung Tinggi Nilai Kemanusiaan dan Toleransi
Mahfud mengatakan banyak nilai-nilai Islami yang mengandung nilai universal. “Misalnya kalau persamaan derajat, soal hak asasi manusia, soal pemerintahan yang adil, soal apa? Menjaga lima hal yang dilindungi oleh SARA, itu maksudnya melindungi kebebasan beragama, melindungi jiwa, melindungi harta, menjaga keturunan, menjaga otak,” jelasnya.
Dia menjelaskan Indonesia sebagai produk perjuangan dan produk jihad sudah menjadi negara Pancasila. “Indonesia bukan negara Islam, tapi istilah Kyai Ma’ruf Amin itu negara berkesepakatan, negara perjanjian yang kemudian kita sebut negara Pancasila. Negara Indonesia bukan negara Islam, tetapi bisa kita bangun menjadi negara Islami. Bukan negara Islam, tapi negara Islami,” kata Mahfud.
Lalu, apa itu negara Islami? “Yaitu keberlakuan nilai-nilai dasar islam di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa harus menyebut bahwa itu Islam,” tuturnya.
Baca juga: Wapres: Islam Agama Kedamaian, Menjunjung Tinggi Nilai Kemanusiaan dan Toleransi
Mahfud mengatakan banyak nilai-nilai Islami yang mengandung nilai universal. “Misalnya kalau persamaan derajat, soal hak asasi manusia, soal pemerintahan yang adil, soal apa? Menjaga lima hal yang dilindungi oleh SARA, itu maksudnya melindungi kebebasan beragama, melindungi jiwa, melindungi harta, menjaga keturunan, menjaga otak,” jelasnya.
Lihat Juga :