Wamenkumham Eddy Hiariej Luncurkan Aplikasi Pusat Data Nasional Kekayaan Intelektual Komunal

Selasa, 23 November 2021 - 16:18 WIB
loading...
Wamenkumham Eddy Hiariej...
Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej (Eddy Hiariej) meresmikan peluncuran pembaruan aplikasi Pusat Data Nasional Kekayaan Intelektual Komunal (PDN KIK) yang melindungi nilai-nilai kebudayaan Indonesia. Foto/Riezky Maulana
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan HAM ( Wamenkumham )Edward Omar Sharif Hiariej ( Eddy Hiariej ) meresmikan peluncuran pembaruan aplikasi Pusat Data Nasional Kekayaan Intelektual Komunal (PDN KIK) yang melindungi nilai-nilai kebudayaan Indonesia. Eddy mengklaim aplikasi tersebut merupakan satu-satunya yang ada di Tanah Air.

"Adanya pembaruan Pusat Data Nasional KIK akan menjadi satu-satunya platform yang menghadirkan penyajian data valid terkait informasi kekayaan intelektual komunal," ujar Eddy di Hotel Shangri-La, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (23/11/2021).

Dia memaparkan, pusat data ini mampu mengintegrasikan data kekayaan intelektual komunal yang selama ini tersebar di beberapa basis data pada kementerian atau lembaga terkait. Data yang akan tersaji antara lain warisan budaya tak benda yang sebelumnya berada pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Baca juga: Koordinasi dengan FBI, Indonesia Minta Laporan Data Produk Asal AS yang Melanggar Kekayaan Intelektual

Ada puladata terkait fasilitas informasi biodiversiti atau keanekaragaman hayati yang terdapat di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Lalu, sistem informasi obat bahan alam yang berada di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Integrasi data ini suatu terobosan dalam menghimpun data dan informasi KIK ke dalam satu tempat. Sehingga memudahkan masyarakat dalam mencari rujukan terkait nilai-nilai kesejarahan, kebudayaan, pengetahuan tradisional, ekspresi budaya tradisional, maupun potensi indikasi geografis," ujarnya.

Eddy menjelaskan, tak hanya bagi masyarakat, Pusat Data KIK dapat menjadi referensi bagi para pemeriksa desain industri dan paten dalam melakukan pemeriksaan permohonan kekayaan intelektual yang bersumber dari KIK. "Dengan adanya Pusat Data KIK akan memperkuat bukti kepemilikan atas KIK Indonesia serta dapat menjadi bahan untuk mempromosikan budaya Indonesia ke dunia internasional," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Plt Dirjen KI) Razilu menuturkan bahwa inventarisasi KIK yang tercatat saat ini di Direktorat yang dipimpinnya berjumlah 1.651 surat pencatatan. Namun, pencatatan belum terlalu maksimal. "Ini sebenarnya belum maksimal, mengingat luasnya letak geografis Indonesia yang tentunya masing-masing memiliki karakteristik budaya yang berbeda," ucapnya.

Razilu berharap, dengan diluncurkannya Pusat Data KIK, dapat menginventarisir lebih banyak lagi KIK Indonesia. Menurutnya, aturan mengenai Pusat Data KIK akan diatur lebih rinci dalam Peraturan Pemerintah (PP). "Saat ini pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Pusat Data KIK hampir selesai, kurang lebih sudah 90 persen."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Wamenkum Eddy Hiariej...
Wamenkum Eddy Hiariej Sosialisasi KUHP dan KUHAP Baru ke Pepabri
Universitas Jayabaya...
Universitas Jayabaya Gelar Seminar Internasional, Wamenkum Bicara Hukum dan Perkembangan Zaman
Wamenkum Eddy Hiariej...
Wamenkum Eddy Hiariej Jelaskan Pasal Demo di KUHP Baru
Wamenkum Eddy Ungkap...
Wamenkum Eddy Ungkap Jokowi Tak Setujui Pasal Penghinaan Presiden
Sidang SCCR Ke-47, Proposal...
Sidang SCCR Ke-47, Proposal Indonesia Didukung Banyak Negara dan Kelompok Regional Besar
Titik Cerah Perjuangan...
Titik Cerah Perjuangan Hak atas Merek Arc’teryx di Indonesia
Stafsus Kemenkumham:...
Stafsus Kemenkumham: Ada Antrean Panjang WNA Pingin Jadi WNI
Layanan Merek Indonesia:...
Layanan Merek Indonesia: Durasi Tersingkat dengan Biaya Paling Terjangkau
Rekomendasi
Aroma Konspirasi Mencuat....
Aroma Konspirasi Mencuat. Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Berita Terkini
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved