Soal Larangan Mudik, DPR Sesalkan Pemerintah Tak Tegas sejak Awal

Rabu, 22 April 2020 - 16:51 WIB
loading...
Soal Larangan Mudik,...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily (dua dari kanan). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah memutuskan melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran. Kebijakan ini diambil untuk menekan penyebaran virus Corona. Kebijakan tersebut dinilai terlambat karena pemerintah tidak tegas sejak awal sehingga banyak warga yang sudah mudik lebih dini.

"Memang pemerintah dari sejak awal harusnya tegas kalau mudik itu tidak diperbolehkan atau dilarang. Ya itulah yang saya sangat sesalkan, tapi daripada tidak sama sekali, ya tidak apa-apa. Sekarang sudah diputuskan," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily, Rabu (22/4/2020).

Ace mengaku mendapatkan laporan dari daerah-daerah bahwa penyebaran Covid-19 di kampung-kampung, salah satu penyebabnya karena migrasi masyarakat kota ke kampung. "Ini harus dikendalikan dengan cara dilarang untuk mudik," tuturnya. (Baca juga: Kemenag Siarkan Sidang Isbat Ramadhan 1441H Secara Live Streaming )

Menurut politikus Partai Golkar ini, sejak dua minggu lalu, dirinya sudah menyuarakan agar pemerintah tegas soal larangan mudik ini. "Jangan diimbau-imbau. Larang dengan instrumen yang dimiliki oleh pemerintah. Misalnya kalau di beberapa tempat, daerah sudah melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), seharusnya termasuk soal mudik pun harus dilarang secara tegas karena kita jangan sampai memindahkan penularan Covid-19 dari kota ke desa-desa," tuturnya.

Apalagi, ada orang yang terifeksi Corona tapi tidak menunjukkan gejala sakit. "Kalau dia pulang kampung maka nanti dikhawatirkan akan menularkan kepada orang-orang yang dia sayangi di kampung halamannya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Menko PMK: Pasien Covid-19...
Menko PMK: Pasien Covid-19 Kini Ditanggung BPJS Kesehatan
SDGs Kesehatan dan Litbang
SDGs Kesehatan dan Litbang
Dokter Reisa Ungkap...
Dokter Reisa Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Pesat
Kemenkes Minta Masyarakat...
Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Subvarian Baru Omicron
Menko PMK Sebut Covid-19...
Menko PMK Sebut Covid-19 Peringkat 14 Penyebab Kematian di Indonesia
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Diserang Virus Misterius,...
Diserang Virus Misterius, Warga Kazakhstan Diwajibkan Pakai Masker hingga 2025
Rekomendasi
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Foto Maternity Meyden...
Foto Maternity Meyden Viral, Netizen Kira Jennie BLACKPINK
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Berita Terkini
Momen Mendagri Nobar...
Momen Mendagri Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Warga Menteng Tenggulun
Kuntadi Diusulkan Jadi...
Kuntadi Diusulkan Jadi Jampidsus Gantikan Febrie, Mensesneg: Minggu Ini Akan Kita Selesaikan
Prabowo Gelar Sidang...
Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna Sore Ini, Bahas Percepatan Program-Evaluasi
Putusan Praperadilan...
Putusan Praperadilan Jilid II Roy Suryo Dibacakan Hari Ini, Berikut Isi Petitumnya
Menkomdigi: PP TUNAS...
Menkomdigi: PP TUNAS untuk Bantu Orang Tua, Bukan Menggantikan Peran
Teka-teki Silang Perkara...
Teka-teki Silang Perkara Pidana Eks Jampidsus
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved