KPK Minta Risma Jaga Kemensos dari Korupsi

Selasa, 16 November 2021 - 15:38 WIB
loading...
KPK Minta Risma Jaga Kemensos dari Korupsi
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron meminta Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) untuk bisa menjaga Kementerian Sosial (Kemensos) dari perbuatan korupsi. Foto/MPI/Arie Dwi Satrio
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron meminta Menteri Sosial Tri Rismaharini (Risma) untuk bisa menjaga Kementerian Sosial ( Kemensos ) dari perbuatan korupsi. Dia tak ingin ada lagi korupsi di lingkungan Kemensos.

"Kalau sudah empati dan sadar akan kehadiran dan tugasnya untuk menghadirkan negara dalam menyelesaikan masalah sosial, kami yakin kesadaran itu akan menumbuhkan komitmen," kata Nurul Ghufron dalam kegiatan program Penguatan Antikorupsi Penyelenggara Negara Berintegritas (PAKU Integritas) antara KPK dengan Kemensos di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (16/11/2021).

Kemudian, kata dia, Kemensos harus punya kesadaran dalam mengelola keuangan dan menjalankan kewenangan secara konsisten untuk menyelesaikan masalah-masalah sosial di Indonesia. “Sehingga tidak ada korup-korup lagi di Kementerian Sosial," katanya dalam kegiatan yang juga dihadiri Risma dan seluruh jajaran Kemensos itu.

Baca juga: KPK Ungkap 334 Pelaku Usaha Jadi Tersangka Korupsi

Ghufron berharap program yang saat ini sedang gencar digalakkan KPK bisa meningkatkan integritas para pejabat negara di sejumlah kementerian, khususnya Kemensos. Dengan demikian, diharapkan KPK, tidak ada lagi pejabat negara yang tersandung kasus korupsi.

"Karena yang kami lakukan pada hari ini adalah strategi KPK, bagaimana KPK menggunakan tiga strategi yaitu penindakan, harapannya agar takut untuk melakukan tindak pidana korupsi, dan pelaku jera," ucap Ghufron.

Kemudian yang kedua perbaikan sistem. Dijelaskan Ghufron, perbaikan itu perlu dilakukan agar sistem tata kelola keuangan, penyelenggara pelayanan publik, dan administrasi pemerintahan itu diharapkan bisa mempersempit celah korupsi.

"Ketiga, adalah pendekatan pendidikan dan peran serta masyarakat agar menumbuhkan integritas dari dalam dirinya untuk tidak mau korup. Ini yang kami laksanakan pada hari ini," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Risma mengaku sudah sering melakukan beberapa program penguatan integritas terhadap pejabat Kemensos. Namun, Mantan Wali Kota Surabaya itu tetap menyambut baik kerja sama antara Kemensos dengan KPK melalui program PAKU Integritas.

"Jadi pertama yang ingin disampaikan di sini adalah bagaimana pendidikan karakter integritas itu menjadi suatu budaya untuk menangkal, selain perbaikan sistem yang kita buat itu untuk menangkal praktik-praktik korupsi," ucap Risma.

"Karena itu, kami menyambut baik. Meskipun selama ini saya juga sudah berupaya melakukan itu di Kementerian Sosial, tapi mungkin akan lebih mudah dan cepat kalau itu bisa bersama-sama dengan KPK saat ini. Dan esok hari, teman-teman eselon 1 di Kemensos juga ada diklat untuk itu," pungkasnya.
(rca)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1950 seconds (11.252#12.26)