Libatkan Ribuan Pengunjung, Paviliun Indonesia Dukung Diplomasi Perubahan Iklim

Minggu, 14 November 2021 - 21:54 WIB
loading...
Libatkan Ribuan Pengunjung,...
Atraksi tari Nandak Betawi ditampilkan saat penutupan Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim COP26 UNFCCC di Glasgow, Skotlandia, Jumat (12/11/2021). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Aksi-aksi mitigasi dan adaptasi Indonesia yang dipaparkan di Paviliun Indonesia selama Konferensi Perubahan Iklim COP26 UNFCCC di Glasgow, Skotlandia, menarik lebih dari 10.000 pengunjung. Melibatkan 422 pembicara, Paviliun Indonesia membawa misi soft diplomacy untuk mendukung negosiasi Indonesia di meja perundingan COP26 UNFCCC.

"Ada lebih dari 3.000 orang peserta yang hadir secara langsung dan 7.163 lainnya bergabung secara online," ujar Ketua Paviliun Indonesia Agus Justianto, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/11/2021).

Paviliun Indonesia berlangsung selama dua pekan penyelenggaraan COP26 UNFCCC. Paviliin Indonesia dibuka pada 1 November dan ditutup 12 November 2021. Penyelenggaraan paviliun dilakukan secara offline dan online di Glasgow dan Jakarta sebagai respons dari protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca juga: Penguatan Hutan Tropis Dinilai Penting untuk Pengendalian Perubahan Iklim

Paviliun Indonesia menunjukkan kepada dunia praktik terbaik bagaimana melibatkan semua pihak untuk bekerja sama dalam pengendalian perubahan iklim. Mulai dari pemerintah, LSM, swasta, dan masyarakat di tingkat pengambil kebijakan hingga di tingkat tapak.

"Paviliun Indonesia menyuarakan aksi, strategi, dan inovasi Indonesia kepada komunitas Internasional untuk terlibat dalam upaya global menjaga kenaikan suhu bumi tidak lebih dari 1,5 derajat celcius," kata Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Inggris Desra Percaya.

Di antara yang dipaparkan adalah komitmen Indonesia untuk mencapai Net Sink FoLU pada tahun 2030. Net Sink FoLU berarti penyerapan lebih tinggi dibanding emisi gas rumah kaca (GRK) pada sektor kehutanan dan penggunaan lahan.

Sektor kehutanan dan lahan sendiri berperan hingga 60 persen dari komitmen Indonesia untuk mencapai penurunan emisi GRK pada tahun 2030 sebesar 41 persen dari bussines as usual dengan dukungan Internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rakornas KKMD, Kemenhut...
Rakornas KKMD, Kemenhut Perkuat Kelembagaan Daerah untuk Rehabilitasi Mangrove
Perkuat Integrasi Data...
Perkuat Integrasi Data Mangrove, Kemenhut Luncurkan Platform MANDARA
BMKG: Perubahan Iklim...
BMKG: Perubahan Iklim Picu Meningkatnya Bencana, Termasuk Banjir Sumatera
Hadapi Perubahan Iklim,...
Hadapi Perubahan Iklim, Menhut Apresiasi Komitmen Gubernur Dalam Menjaga Hutan
Banjir Bandang Melanda...
Banjir Bandang Melanda 3 Provinsi, Prabowo: Perubahan Iklim Harus Kita Hadapi
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Pramono Jadi Wakil Ketua...
Pramono Jadi Wakil Ketua C40 Cities, Fahira Idris: Dunia Akui Peran Strategis Jakarta
RI-UNEP Perkuat Kerja...
RI-UNEP Perkuat Kerja Sama Kehutanan, REDD+, dan Pengembangan Pasar Karbon
Rekomendasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved