Polemik Wikipedia, PDIP: Cerminan Perang Sejarah Bangsa Ini

Jum'at, 05 Juni 2020 - 14:42 WIB
loading...
Polemik Wikipedia, PDIP:...
Anggota Komisi X DPR Andreas Hugo Pareira. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tagar #BoikotWikipedia sempat menjadi trending topic di media sosial Twitter Indonesia. Penyebabnya, warganet menganggap ada yang keliru dari artikel mengenai Pembantaian pada 1965-1966 serta G30S/PKI di Wikipedia.

(Baca juga: Gara-gara Artikel PKI, Tagar #boikotwikipedia Heboh di Medsos)

Terkait hal itu, Anggota Komisi X DPR Andreas Hugo Pareira berpendapat bahwa kebiasaan selama ini di Indonesia memanipulasi sejarah, menyebabkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sejarah sangat rendah. "Karena sejarah ditulis oleh pemenang, history written by the winner," ujar Andreas dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/6/2020).

(Baca juga: Pelibatan TNI di Masa Kenormalan Baru Beri Efek Gentar)

Dia mengatakan, orang pun menjadi kurang berminat terhadap sejarah, atau kalaupun minat itu dilakukan untuk kepentingan sendiri atau kelompok. "Kasus wikipedia ini merupakan cerminan perang sejarah di bangsa ini yang belum selesai, tuduh menuduh peristiwa 1965 soal siapa dalang masih berlangsung sampai sekarang," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Kedaulatan Digital,...
Demi Kedaulatan Digital, Pakar Anggap Wikipedia Layak Diblokir Komdigi
Komdigi Ancam Blokir...
Komdigi Ancam Blokir Wikipedia, DPR: Sebaiknya Dilakukan dengan Penuh Kehati-hatian
Budayawan Denny JA Publikasikan...
Budayawan Denny JA Publikasikan 8 Buku Puisi Esai tentang Luka Sejarah
Buku Sejarah Indonesia...
Buku Sejarah Indonesia 2025 Penyangga Bangsa di Tengah Hoaks dan Pseudohistori
Buku Sejarah Indonesia...
Buku Sejarah Indonesia 2025 Diluncurkan, Fadli Zon: Dari Prasejarah hingga Reformasi
Soft Launching Buku...
Soft Launching Buku Sejarah Indonesia, Momentum Merawat Memori Kolektif Bangsa
Rupiah Cetak Rekor Terlemah...
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Rp17.700 per Dolar AS, Pertama Kalinya dalam Sejarah Indonesia
Wikipedia Resmi Melarang...
Wikipedia Resmi Melarang Penggunaan AI untuk Menulis Artikel
Mengulas Kembali Tragedi...
Mengulas Kembali Tragedi Kelam Lubang Buaya: Fakta yang Terjadi
Rekomendasi
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved