Polemik Wikipedia, PDIP: Cerminan Perang Sejarah Bangsa Ini

Jum'at, 05 Juni 2020 - 14:42 WIB
loading...
A A A
Karena lanjut dia, dahulu sejarah peristiwa 1965 itu tidak pernah diungkap tuntas, sehingga muncul spekulasi-spekulasi baik spekulasi akademis, maupun spekulasi yang berupaya melakukan distorsi informasi yang diarahkan untuk mempertahankan diri atau kelompok atau menyerang kelompok lain sebagai alat pertahanan diri atau kelompok.

Dia melanjutkan, kasus Wikipedia sebagai open source informasi merupakan korban perang sejarah yang masih terjadi di negara ini. "Sehingga menurut saya, kalau ada yang tidak setuju dengan satu informasi sejarah yang ditulis di wikipedia, silakan tulis saja versi sejarah yang menurut dia benar," ungkapnya.

"Sehingga akan muncul berbagai versi dan biarkan masyarakat lah yang menilai kebenaran informasi sejarah tersebut, tanpa harus menggugat dan mematikan wikipedia yang tidak bersalah, karena wikipesia hanya wadah informasi, bukan sejarah itu sendiri," imbuhnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan, sejarah itu seharusnya ditempatkan di ruang akademis, bukan di ruang politik. "Sehingga masyarakat disuguhi kebenaran sejarah yang teruji sejarah secara akademis, bukan selera penguasa," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Kedaulatan Digital,...
Demi Kedaulatan Digital, Pakar Anggap Wikipedia Layak Diblokir Komdigi
Komdigi Ancam Blokir...
Komdigi Ancam Blokir Wikipedia, DPR: Sebaiknya Dilakukan dengan Penuh Kehati-hatian
Budayawan Denny JA Publikasikan...
Budayawan Denny JA Publikasikan 8 Buku Puisi Esai tentang Luka Sejarah
Buku Sejarah Indonesia...
Buku Sejarah Indonesia 2025 Penyangga Bangsa di Tengah Hoaks dan Pseudohistori
Buku Sejarah Indonesia...
Buku Sejarah Indonesia 2025 Diluncurkan, Fadli Zon: Dari Prasejarah hingga Reformasi
Soft Launching Buku...
Soft Launching Buku Sejarah Indonesia, Momentum Merawat Memori Kolektif Bangsa
Rupiah Cetak Rekor Terlemah...
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Rp17.700 per Dolar AS, Pertama Kalinya dalam Sejarah Indonesia
Wikipedia Resmi Melarang...
Wikipedia Resmi Melarang Penggunaan AI untuk Menulis Artikel
Mengulas Kembali Tragedi...
Mengulas Kembali Tragedi Kelam Lubang Buaya: Fakta yang Terjadi
Rekomendasi
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved