Budayawan Denny JA Publikasikan 8 Buku Puisi Esai tentang Luka Sejarah

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:59 WIB
loading...
Budayawan Denny JA Publikasikan...
Penulis sekaligus Budayawan Indonesia, Denny JA mempublikasikan delapan buku puisi esai karyanya. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Penulis sekaligus Budayawan Indonesia, Denny JA mempublikasikan delapan buku puisi esai karyanya. Hal itu dilakukan untuk memperkenalkan kepada publik perjalanan panjang sejarah Indonesia dan dunia melalui karya sastra.

Karya-karya tersebut tidak sekadar menjadi kumpulan puisi, tetapi juga merekam pengalaman manusia, konflik sosial, serta berbagai luka sejarah yang sering luput dari perhatian.

“Sejarah acapkali ditulis oleh pemenang. Tapi puisi esai justru merekam sejarah dari mereka yang kalah dan menjadi korban,” ujar Denny JA, Kamis (12/3/2026).

Menurut Penerbit CBI sebagai sumber rilis ini, delapan buku tersebut membentuk satu rangkaian karya sastra yang menggambarkan perjalanan batin manusia dalam menghadapi diskriminasi, tragedi politik, konflik sosial, hingga bencana ekologis.

Baca juga: Survei LSI Denny JA: Mayoritas Publik Tolak Pilkada Dipilih DPRD

Melalui puisi esai, sejarah yang biasanya hadir sebagai angka dan kronologi dalam buku pelajaran dihidupkan kembali sebagai kisah manusia yang nyata.

Salah satu kisah yang diangkat menggambarkan seorang perempuan bernama Lina yang setiap Kamis datang ke sebuah stasiun kereta dengan selendang kuning. Ia menunggu suaminya yang pergi ke Jakarta pada Mei 1998, saat Indonesia dilanda kerusuhan.

Suaminya berjanji akan kembali pada hari Kamis. Namun hari itu tak pernah tiba. Kamis demi Kamis berlalu. Ratusan pekan berganti, tetapi Lina tetap datang menunggu.

Kisah tersebut terinspirasi dari Aksi Kamisan, gerakan keluarga korban penghilangan paksa yang setiap pekan berdiri diam di depan Istana Negara dengan payung hitam. Mereka tidak berteriak, tetapi keheningan mereka menjadi simbol perlawanan moral.

Melalui puisi esai, tragedi nasional yang sering hanya muncul sebagai data statistik berubah menjadi kisah manusia—penantian, doa yang belum selesai, dan luka yang belum sembuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sastra Indonesia Mendunia:...
Sastra Indonesia Mendunia: Karya Denny JA Segera Hadir dalam 35 Bahasa
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Denny JA Nilai Prabowo...
Denny JA Nilai Prabowo Sedang Bangun Fondasi Indonesia Baru
Diberkati Paus Fransiskus,...
Diberkati Paus Fransiskus, Nilai Lukisan Denny JA Diprediksi Tembus Rp34 Miliar
Raih Penghargaan BRICS...
Raih Penghargaan BRICS Literature Award 2025, Denny JA Donasikan Seluruh Dana demi Sastra
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Puncak Kalpasastra 2026,...
Puncak Kalpasastra 2026, BEMP Sastra Indonesia UNJ Hadirkan Salman Aristo
Rupiah Cetak Rekor Terlemah...
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Rp17.700 per Dolar AS, Pertama Kalinya dalam Sejarah Indonesia
Rekomendasi
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved