Relawan Ganjar Klaim Gerakannya Organik, Bukan Settingan
Kamis, 11 November 2021 - 17:25 WIB
loading...
Salah satu relawan pendukung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ganjarist, Mazdjo Pray menegaskan bahwa fenomena banyaknya relawan ini patut disyukuri bukti bahwa demokrasi kian tumbuh. Foto/SINDOnews/Kiswondari
A
A
A
JAKARTA - Tiga tahun jelang Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 , kelompok masyarakat yang menamakan diri mereka sebagai relawan yang mendukung tokoh tertentu sebagai calon presiden (capres) sudah mulai menjamur. Ada yang berpandangan bahwa itu ambisi si tokoh atau bahkan rekayasa (settingan) belaka.
Namun, salah satu relawan pendukung Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, Ganjarist, Mazdjo Pray menegaskan bahwa fenomena banyaknya relawan ini patut disyukuri bukti bahwa demokrasi kian tumbuh. Dia juga menegaskan bahwa Relawan Ganjar ini organik dan bukan settingan. Baca juga: Golkar Beberkan Tiga Manfaat Maraknya Relawan Capres 2024
“Ketika di demokrasi mulai berjalan, sehingga kita bebas-bebas saja membuat relawan. Hal lucu ketika Orba (Orde Baru) dulu. Ini harus kita syukuri bahwa situasi politik semakin tumbuh, baik,” ujar Mazdjo dalam Dialektika Demokrasi yang bertajuk “Fenomena Kemunculan Relawan Capres Sejak Dini: Siapa Punya Ambisi?” di Media Center DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (11/11/2021).
“Relawan aset demokrasi, saya pikir benar. Relawan organik, bukan settingan,” tegasnya.
Mazdjo menjelaskan Ganjarist hadir karena tak ingin kelak ketika Capres 2024 diumumkan nama Ganjar jangan sampai tidak ada. Sehingga, pihaknya perlu mendampingi sejak awal, sejak Pilpres masih berupa embrio, kelompok relawan Ganjarist sebagai warga negara dan kasta sudra dalam politik atau berada di lingkaran paling luar sudah memulai.
Namun, salah satu relawan pendukung Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, Ganjarist, Mazdjo Pray menegaskan bahwa fenomena banyaknya relawan ini patut disyukuri bukti bahwa demokrasi kian tumbuh. Dia juga menegaskan bahwa Relawan Ganjar ini organik dan bukan settingan. Baca juga: Golkar Beberkan Tiga Manfaat Maraknya Relawan Capres 2024
“Ketika di demokrasi mulai berjalan, sehingga kita bebas-bebas saja membuat relawan. Hal lucu ketika Orba (Orde Baru) dulu. Ini harus kita syukuri bahwa situasi politik semakin tumbuh, baik,” ujar Mazdjo dalam Dialektika Demokrasi yang bertajuk “Fenomena Kemunculan Relawan Capres Sejak Dini: Siapa Punya Ambisi?” di Media Center DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (11/11/2021).
“Relawan aset demokrasi, saya pikir benar. Relawan organik, bukan settingan,” tegasnya.
Mazdjo menjelaskan Ganjarist hadir karena tak ingin kelak ketika Capres 2024 diumumkan nama Ganjar jangan sampai tidak ada. Sehingga, pihaknya perlu mendampingi sejak awal, sejak Pilpres masih berupa embrio, kelompok relawan Ganjarist sebagai warga negara dan kasta sudra dalam politik atau berada di lingkaran paling luar sudah memulai.
Lihat Juga :