Seknas Jokowi Minta Relawan Tidak Buat Gaduh Soal Polemik Bisnis PCR
Rabu, 10 November 2021 - 00:21 WIB
loading...
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Seknas Jokowi, Guruh Hermawan prihatin atas sejumlah relawan yang menyudutkan pemerintah mulai polemik bisnis PCR. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Seknas Jokowi, Guruh Hermawan prihatin atas sejumlah relawan yang menyudutkan pemerintah mulai polemik bisnis polymerase chain reaction ( PCR ) hingga wacana perombakan alias reshuffle kabinet. Guruh menilai, tuduhan atas sejumlah menteri terlibat dalam bisnis PCR tidak berdasar.
Ia meminta relawan yang mengatasnamakan pendukung Jokowi jangan membuat gaduh. "Kami tegak lurus menjalankan amanat relawan yang menyatukan bangsa, bukan gegabah menyudutkan pemerintah. Apalagi ada tuduhan ikut mendikte Pemerintah untuk melakukan reshuffle kabinet atau terlibat membongkar isu PCR gate. Tidak ada bukti itu, jadi bila ada pernyataan itu, maka Seknas Jokowi menyatakan keberatan atas tuduhan pihak tertentu," kata Guruh, Selasa 9 November 2021. Baca juga: Isu Keterlibatan Erick Thohir dalam Bisnis PCR Hanya Bikin Gaduh
Seperti diketahui, saat ini berkembang isu bisnis PCR yang disebut-sebut melibatkan dua Menteri di Kabinet Jokowi. Sejumlah relawan mendesak Presiden Joko Widodo untuk melakukan reshuffle kabinet atas munculnya kasus tersebut.
Guruh juga membantah adanya organisasi yang mengatasnamakan Kelompok Kerja Pendukung Jokowi (KKPJ) yang didalamnya terdapat organ relawan Seknas Jokowi.
Menurutnya, Seknas Jokowi tidak pernah terlibat apalagi bermaksud untuk membicarakan reshuffel kabinet. Itu bukan kewewenangan Seknas Jokowi.
Ia meminta relawan yang mengatasnamakan pendukung Jokowi jangan membuat gaduh. "Kami tegak lurus menjalankan amanat relawan yang menyatukan bangsa, bukan gegabah menyudutkan pemerintah. Apalagi ada tuduhan ikut mendikte Pemerintah untuk melakukan reshuffle kabinet atau terlibat membongkar isu PCR gate. Tidak ada bukti itu, jadi bila ada pernyataan itu, maka Seknas Jokowi menyatakan keberatan atas tuduhan pihak tertentu," kata Guruh, Selasa 9 November 2021. Baca juga: Isu Keterlibatan Erick Thohir dalam Bisnis PCR Hanya Bikin Gaduh
Seperti diketahui, saat ini berkembang isu bisnis PCR yang disebut-sebut melibatkan dua Menteri di Kabinet Jokowi. Sejumlah relawan mendesak Presiden Joko Widodo untuk melakukan reshuffle kabinet atas munculnya kasus tersebut.
Guruh juga membantah adanya organisasi yang mengatasnamakan Kelompok Kerja Pendukung Jokowi (KKPJ) yang didalamnya terdapat organ relawan Seknas Jokowi.
Menurutnya, Seknas Jokowi tidak pernah terlibat apalagi bermaksud untuk membicarakan reshuffel kabinet. Itu bukan kewewenangan Seknas Jokowi.