Wahai Pejabat Publik Waspada Kejahatan Ruang Maya: VCS!

Jum'at, 05 November 2021 - 13:23 WIB
loading...
Wahai Pejabat Publik...
Kejahatan ruang maya seperti VCS diawali dengan perkenalan di ruang maya, baik sengaja ataupun tidak. Pelaku bisa berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
Muhammad Iqbal, Ph.D
Psikolog/CEO Rumah Konseling
Alumni PPRA-54 Lemhannas RI

KASUS video call sex (VCS) kembali memakan korban. Kali ini salah seorang komisioner KPU Kaur Bengkulu menjadi korban. Meski dia menjadi korban kejahatan cyber, akhirnya dipecat Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) karena tidak bisa menjaga kehormatan sebagai penyelenggara Pemilu

Kasus yang dialami pejabat publik seperti komisiner KPU Kaur Bengkulu ini ibarat fenomena gunung es. Sudah banyak kasus kejahatan di ruang maya khusus VCS yang terjadi bahkan bisa menyebabkan korban bunuh diri

Beberapa kasus yang saya tangani, kejahatan VCS ini bahkan bisa menyebabkan korban ingin bunuh diri. Sasaran pelaku adalah pejabat publik yang memiliki nama baik dan citra yang positif di hadapan masyarakat, bahkan ada juga akademisi, pengusaha yang menjadi korban, dan ujung dari VCS adalah pemerasan atau "black mail"

Beberapa waktu lalu ketika saya menjadi narasumber di sebuah radio ternama. Sahabat saya yang menjadi produser mengingatkan saya untuk hati-hati karena sudah sering muncul jadi narasumber di TV. Apalagi beberapa publik figur yang sering muncul di media TV menjadi korban pemerasan dengan modus VCS.

Kejahatan ruang maya seperti VCS diawali dengan perkenalan di ruang maya, baik sengaja ataupun tidak. Pelaku bisa berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan.

Kejahatan dimulai dari ajakan pertemanan, lalu percakapan mulai mengarah kepada rasa suka. Ketika korban sudah mulai tertarik, lalu pelaku memancing korban dengan mengirim foto dirinya, sehingga memancing korban untuk membalas, lalu berlanjut kepada video call yang membahas soal seks.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Ujian Kapasitas Negara,...
Ujian Kapasitas Negara, Bukan Sekadar Kasus Korupsi
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Apple Ancam Siap Hapus...
Apple Ancam Siap Hapus Grok Milik Elon Musk dari App Store
Lisa Mariana Dijemput...
Lisa Mariana Dijemput Paksa dan Diperiksa 14 Jam, Tapi Tak Ditahan
Rekomendasi
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved