Jaga Stabilitas Ekonomi Indonesia, Bea Cukai Gelontorkan Dua Fasilitas Fiskal
Kamis, 04 November 2021 - 17:17 WIB
loading...
Fasilitas kawasan berikat diberikan dalam rangka meningkatkan investasi dan mendorong ekspor, sekaligus menciptakan simpul kegiatan ekonomi baru di daerah, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
A
A
A
JAKARTA - Demi menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah pandemi, Bea Cukai tak henti memberikan fasilitas prosedural dan fiskal yang menjamin keberlangsungan industri dalam negeri. Dua fasilitas fiskal, yaitu kawasan berikat dan kemudahan impor tujuan ekspor (KITE), yang berkaitan dengan kegiatan ekspor-impot dipercaya dapat membantu memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.
Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermansjah, pada Kamis (04/11) mengatakan fasilitas kawasan berikat diberikan dalam rangka meningkatkan investasi dan mendorong ekspor, sekaligus menciptakan simpul kegiatan ekonomi baru di daerah, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dengan fasilitas ini maka perusahaan akan terbantu cash flow-nya, antara lain dengan memperoleh fasilitas penangguhan bea masuk dan tidak dipungut pajak. Perusahaan akan memperoleh efisiensi baik dari sisi biaya maupun waktu, selama perusahaan memanfaatkan fasilitas dengan baik dan tidak menyalahgunakannya,” ujarnya.
Firman menyebutkan pada 1 November 2021 Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY memberikan izin kawasan berikat kepada PT Leea Footware Indonesia. Produsen sepatu olahraga di Tegal ini mendapat izin kawasan berikat setelah memenuhi semua persyaratan dan berkesempatan memaparkan proses bisnisnya secara daring melalui video conference di hari yang sama.
PT Leea Footwear Indonesia, yang berdiri sejak 2020 ini, berlokasi di Jl. Raya Tegal Purwokerto, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Pabrik dengan produksi utama sepatu olahraga ini dapat memproduksi hingga dua belas juta pasang per tahun dan diekspor hingga ke Amerika, Eropa, dan Australia, sehingga dapat meningkatkan devisa hasil ekspor. Selain itu, perusahaan berencana menyerap tenaga kerja langsung hingga 13.000 orang dan 6.000 orang tenaga sub kontrak. "Pemberian fasilitas ini diharapkan dapat membawa banyak dampak positif , di antaranya penambahan lapangan kerja dan terciptanya sentra kegiatan ekonomi baru di sekitar pabrik," kata Firman lebih lanjut.
Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermansjah, pada Kamis (04/11) mengatakan fasilitas kawasan berikat diberikan dalam rangka meningkatkan investasi dan mendorong ekspor, sekaligus menciptakan simpul kegiatan ekonomi baru di daerah, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Dengan fasilitas ini maka perusahaan akan terbantu cash flow-nya, antara lain dengan memperoleh fasilitas penangguhan bea masuk dan tidak dipungut pajak. Perusahaan akan memperoleh efisiensi baik dari sisi biaya maupun waktu, selama perusahaan memanfaatkan fasilitas dengan baik dan tidak menyalahgunakannya,” ujarnya.
Firman menyebutkan pada 1 November 2021 Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY memberikan izin kawasan berikat kepada PT Leea Footware Indonesia. Produsen sepatu olahraga di Tegal ini mendapat izin kawasan berikat setelah memenuhi semua persyaratan dan berkesempatan memaparkan proses bisnisnya secara daring melalui video conference di hari yang sama.
PT Leea Footwear Indonesia, yang berdiri sejak 2020 ini, berlokasi di Jl. Raya Tegal Purwokerto, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Pabrik dengan produksi utama sepatu olahraga ini dapat memproduksi hingga dua belas juta pasang per tahun dan diekspor hingga ke Amerika, Eropa, dan Australia, sehingga dapat meningkatkan devisa hasil ekspor. Selain itu, perusahaan berencana menyerap tenaga kerja langsung hingga 13.000 orang dan 6.000 orang tenaga sub kontrak. "Pemberian fasilitas ini diharapkan dapat membawa banyak dampak positif , di antaranya penambahan lapangan kerja dan terciptanya sentra kegiatan ekonomi baru di sekitar pabrik," kata Firman lebih lanjut.
Lihat Juga :