Komnas HAM Turun Tangan Selidiki Dugaan Penganiayaan Napi di Lapas Yogyakarta
Rabu, 03 November 2021 - 19:20 WIB
loading...
Anggota Komnas HAM Choirul Anam memastikan menyelidiki pengaduan soal adanya dugaan penganiayaan dan pelecehan seksual terhadap sejumlah narapidana di Lapas Narkotika Yogyakarta. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) turun tangan menyelidiki dugaan penganiayaan hingga pelecehan seksual terhadap narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Yogyakarta. Saat ini Komnas HAM sedang memantau perkembangan kasus tersebut.
"Komnas HAM saat ini sedang melakukan pemantauan dan penyelidikan atas peristiwa yang terjadi di LP Narkotika Yogya," kata Komisioner Bidang Pemantauan atau Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam melalui keterangan resminya, Rabu (3/11/2021).
Menurut Anam, Komnas HAM menerima pengaduan serta memeriksa respons di berbagai pemberitaan media massa. Komnas HAM juga telah berkomunikasi dengan para pendamping serta korban penganiayaan hingga pelecehan seksual tersebut.
Baca juga: Komnas HAM Segera Umumkan Rekomendasi Kasus Dugaan Pelecehan Pegawai KPI
Anam mengatakan agak sulit membayangkan terjadinya dugaan peristiwa penganiayaan hingga pelecehan seksual di dalam lapas. Anam mengaku tidak memiliki gambaran utuh terkait peristiwa tersebut. Namun Anam memastikan bakal menyelidiki dugaan penganiayaan tersebut.
"Komnas HAM saat ini sedang melakukan pemantauan dan penyelidikan atas peristiwa yang terjadi di LP Narkotika Yogya," kata Komisioner Bidang Pemantauan atau Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam melalui keterangan resminya, Rabu (3/11/2021).
Menurut Anam, Komnas HAM menerima pengaduan serta memeriksa respons di berbagai pemberitaan media massa. Komnas HAM juga telah berkomunikasi dengan para pendamping serta korban penganiayaan hingga pelecehan seksual tersebut.
Baca juga: Komnas HAM Segera Umumkan Rekomendasi Kasus Dugaan Pelecehan Pegawai KPI
Anam mengatakan agak sulit membayangkan terjadinya dugaan peristiwa penganiayaan hingga pelecehan seksual di dalam lapas. Anam mengaku tidak memiliki gambaran utuh terkait peristiwa tersebut. Namun Anam memastikan bakal menyelidiki dugaan penganiayaan tersebut.
Lihat Juga :