2 Tahun Pemerintahan Jokowi, Masyarakat Dinilai Makin Dewasa Memilah Isu

Rabu, 20 Oktober 2021 - 11:07 WIB
loading...
2 Tahun Pemerintahan...
Dua tahun periode kedua Pemerintahan Jokowi menunjukkan masyarakat makin dewasa dan bisa memilah isu, kata Direktur Eksekutif CSIS Philips J Vermonte. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dua tahun di periode kedua Pemerintahan Joko Widodo ( Jokowi ) menunjukkan masyarakat Indonesia makin dewasa dan bisa memilah isu. Hal ini dikatakan Direktur Eksekutif Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Philips J Vermonte.

Baca juga: Dubes Negara Sahabat Terkesan Diajak Jokowi Tanam Mangrove

"Bertentangan dengan apa yang kita dengar di media sosial atau perdebatan-perdebatan politik," kata Philips menanggapi survei SMRC bertajuk Evaluasi Publik Nasional Dua Tahun Kinerja Presiden Jokowi , Rabu (20/10/2021).

Baca juga: 2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin, JoMan: Masih On the Track

"Bahwa masyarakat kita mudah diporak-porandakan oleh medsos. Mereka bisa menilai kebijakan dan kepalanya tidak panas," tambahnya.

Philips mencontohkan, misalnya masyarakat menilai ekonomi rumah tangga memburuk tapi perekonomian secara nasional cenderung membaik. Meski ada isu-isu yang tidak terdesentralisasi seperti isu keamanan dan penegakan hukum yang dianggap buruk.

Menurut Philips, dengan melihat tren positif kepuasan pada tahun kedua di periode kedua pemerintahan Jokowi, Jokowi sedang menuju pada tren yang baik menjelang akhir pemerintahannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Fenomena Hijrah Digital...
Fenomena Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Diiringi Kedalaman Ilmu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Berita Terkini
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Infografis
Reshuffle di Ujung Pemerintahan...
Reshuffle di Ujung Pemerintahan Jokowi Berbau Kepentingan Politik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved