Dukung Kebijakan Larangan Mudik, Polri Majukan Operasi Ketupat di Bulan Ramadhan

Rabu, 22 April 2020 - 10:02 WIB
loading...
Dukung Kebijakan Larangan...
Polri bakal mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Lebaran 2020. Polisi pun bakal memajukan Operasi Ketupat yang biasa digelar saat menjelang Lebaran. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Polri bakal mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Lebaran 2020. Polisi pun bakal memajukan Operasi Ketupat yang biasa digelar saat menjelang Lebaran.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono mengatakan Polri mendukung penuh putusan pemerintah tentang pelarangan mudik saat Lebaran 2020 guna mencegah penyebaran COVID-19. Adapun Polri bakal melakukan kegiatan guna mendukung kebijakan tersebut.

"Polri saat kegiatan Hari Raya Lebaran ada namanya operasi terpusat, Operasi Ketupat. Adanya kebijakan larangan mudik, pelaksanaan operasi yang biasanya dilaksanakan H-7 hingga H+7, kita majukan mulai awal atau hari pertama Ramadhan sampai H+7," ujarnya pada wartawan, Rabu (22/4/2020).

Menurutnya, dalam operasi tersebut, Polri dibantu TNI dan instansi terkait, seperti Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kesehatan serta bakal membuat 2.582 pos terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Layanan, dan Pos Terpadu. Adapun dalam operasi itu, semua anggota yang terlibat tetap mengedepankan protokol pencegahan COVID-19.

"Dalam kegiatan dilarang mudik metode yang digunakan adalah persuasif dan humanis dengan santun kepada setiap pengguna jalan," tuturnya.

Dirinya menambahkan, dalam operasi tersebut tidak akan ada penutupan jalan tol dan jalan arteri, artinya semua jalan akan tetap dapat dilewati. Namun, jika masyarakat tetap mudik maka akan dilakukan penindakan oleh anggota, kecuali kendaraan pemasok logistik.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Profil Brigjen Pol Arif...
Profil Brigjen Pol Arif Budiman, Kapolda Maluku Utara Lulusan Akpol 1994
Profil Brigjen Pol Nasri,...
Profil Brigjen Pol Nasri, Teman Seangkatan Kapolri Diangkat Menjadi Kapolda Sulteng
Rekomendasi
Ruben Onsu Syok Lihat...
Ruben Onsu Syok Lihat Betrand Peto Menangis, Siap Ajak Onyo Bicara dari Hati ke Hati
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
Berita Terkini
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved