PBNU Minta Aparat Tindak Tegas Tokoh di Balik Perekrutan Puluhan Anak ke NII
Rabu, 06 Oktober 2021 - 16:32 WIB
loading...
Ketua PBNU KH. Abdul Manan Ghani meminta pihak berwajib menindak para tokoh di balik perekrutan puluhan anak agar masuk kelompok NII di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Abdul Manan Ghani meminta pihak berwajib menyelidiki dan menindak para tokoh di balik perekrutan puluhan anak agar masuk kelompok Negara Islam Indonesia (NII) di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Ya yang berwajib harus menyelidiki dan menindak tokoh-tokoh di balik perekrutan," jelas Abdul saat dihubungi MPI, Rabu (6/10/2021).
Menurutnya kejadian ini masih berhubungan dengan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir (HTI) yang ingin mengubah Pancasila sebagai dasar negara menjadi sistem khilafah. "Itu masih ada urusannya dengan HTI," imbuhnya.Baca juga: MUI Minta Ulama Bina Puluhan Anak di Garut yang Diduga Masuk NII
Seperti diketahui, sebanyak 59 anak dan orang dewasa diduga terjerumus ke dalam NII. Hal ini diketahui setelah salah satu orang tua dari anak berinisial G,15, melaporkan kepada pihak Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota bahwa anaknya masuk ke dalam NII.Baca juga: Mahfud MD: Tudingan Pemerintah Anti-Islam Sangat Keliru
Setelah itu berbagai pihak seperti tokoh-tokoh agama, TNI serta Polri melakukan tabayun dan menyatakan hal ini telah diproses lebih lanjut. Anak-anak yang direkrut saat ini sudah sadar dan berjanji kembali ke ajaran Islam yang benar.
"Ya yang berwajib harus menyelidiki dan menindak tokoh-tokoh di balik perekrutan," jelas Abdul saat dihubungi MPI, Rabu (6/10/2021).
Menurutnya kejadian ini masih berhubungan dengan organisasi masyarakat Hizbut Tahrir (HTI) yang ingin mengubah Pancasila sebagai dasar negara menjadi sistem khilafah. "Itu masih ada urusannya dengan HTI," imbuhnya.Baca juga: MUI Minta Ulama Bina Puluhan Anak di Garut yang Diduga Masuk NII
Seperti diketahui, sebanyak 59 anak dan orang dewasa diduga terjerumus ke dalam NII. Hal ini diketahui setelah salah satu orang tua dari anak berinisial G,15, melaporkan kepada pihak Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota bahwa anaknya masuk ke dalam NII.Baca juga: Mahfud MD: Tudingan Pemerintah Anti-Islam Sangat Keliru
Setelah itu berbagai pihak seperti tokoh-tokoh agama, TNI serta Polri melakukan tabayun dan menyatakan hal ini telah diproses lebih lanjut. Anak-anak yang direkrut saat ini sudah sadar dan berjanji kembali ke ajaran Islam yang benar.
(cip)
Lihat Juga :