Demokrat AHY Tuding Motivasi KLB Deli Serdang Hanyalah Uang Semata
Senin, 04 Oktober 2021 - 08:27 WIB
loading...
Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat kubu AHY, Herzaky Mahendra Putra menuding peserta KLB Deli Serdang pimpinan Moeldoko motivasinya hanyalah uang semata. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) , Herzaky Mahendra Putra menuding peserta Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang pimpinan Moeldok o motivasinya hanyalah uang semata.
Hal tersebut diungkapkan Herzaky Mahendra Putra saat menggelar Keterangan Pers Partai Demokrat dengan tema 'Demokrat Berkoalisi Dengan Rakyat vs Moeldoko Berkoalisi Dengan Yusril' di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (3/10/2021). Baca juga: Kisruh Partai Demokrat, Kubu AHY Sebut Moeldoko Dalang dan Yusril Wayangnya
"Mereka adalah para mantan kader Partai Demokrat (PD) dan bahkan banyak juga yang hadir adalah beberapa kader partai lain. Motivasi para peserta KLB yang dilakukan di Deli Serdang itu tentu hanya sekadar imbalan uang saja," ujar Herzaky.
Herzaky mengungkapkan berdasarkan keterangan para saksi yang hadir di KLB ilegal itu bukanlah pemilik suara yang sah. Para peserta yang hadir mendapat janji diberi uang Rp100 juta.
"Nyatanya, hanya sekitar 30-an orang yang diberi Rp100 juta. Sisanya bervariasi, mulai dari lima juta hingga dua puluh lima juta. Karena itu, terjadi kekacauan di pihak KSP Moeldoko. Banyak yang kecewa dan menuntut janji-janji palsu yang tidak tertunaikan," ungkap Herzaky.
Hal tersebut diungkapkan Herzaky Mahendra Putra saat menggelar Keterangan Pers Partai Demokrat dengan tema 'Demokrat Berkoalisi Dengan Rakyat vs Moeldoko Berkoalisi Dengan Yusril' di Kantor DPP Partai Demokrat, Menteng Jakarta Pusat, Minggu (3/10/2021). Baca juga: Kisruh Partai Demokrat, Kubu AHY Sebut Moeldoko Dalang dan Yusril Wayangnya
"Mereka adalah para mantan kader Partai Demokrat (PD) dan bahkan banyak juga yang hadir adalah beberapa kader partai lain. Motivasi para peserta KLB yang dilakukan di Deli Serdang itu tentu hanya sekadar imbalan uang saja," ujar Herzaky.
Herzaky mengungkapkan berdasarkan keterangan para saksi yang hadir di KLB ilegal itu bukanlah pemilik suara yang sah. Para peserta yang hadir mendapat janji diberi uang Rp100 juta.
"Nyatanya, hanya sekitar 30-an orang yang diberi Rp100 juta. Sisanya bervariasi, mulai dari lima juta hingga dua puluh lima juta. Karena itu, terjadi kekacauan di pihak KSP Moeldoko. Banyak yang kecewa dan menuntut janji-janji palsu yang tidak tertunaikan," ungkap Herzaky.
Lihat Juga :