Pertukaran Mahasiswa Merdeka dan Komitmen Menjaga Warisan Budaya Nusantara
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
Mahasiswa akan dikirim ke salah satu kampus di luar pulau domisilinya untuk mengikuti proses pembelajaran dengan tiga skema yang dapat dipilih. Melalui pertukaran mahasiswa merdeka, selain mahasiswa belajar perkuliahan mendapatkan sistem kredit semester (SKS) maksimal 20 SKS di perguruan tinggi mitra, juga akan mendapatkan program pengayaan yang disiapkan oleh ribuan dosen yang berdedikasi penuh untuk membangun soft skills, kompetensi, dan semangat kebersamaan.
Kredit 20 SKS didapat melalui sejumlah skema, yaitu pertama, total 20 SKS dapat ditempuh seluruhnya di perguruan tinggi penerima dilaksanakan secara luring. Kedua, total 20 SKS dapat ditempuh dengan kombinasi, yaitu beberapa mata kuliah (10 SKS) di perguruan tinggi penerima secara luring dan beberapa mata kuliah (10 SKS) di perguruan tinggi pengirim (asal) secara daring.
Ketiga, total 20 SKS dapat ditempuh dengan kombinasi, yaitu beberapa mata kuliah (10 SKS) di perguruan tinggi penerima secara luring, dan beberapa mata kuliah (10 SKS) di perguruan tinggi mitra secara daring dan atau di perguruan tinggi pengirim (asal) secara daring. Selain itu, mahasiswa juga akan mengikuti kegiatan Modul Nusantara yang setara dengan 2 SKS dan dibimbing oleh dosen. Empat kegiatan pokok yang ada pada Modul Nusantara tersebut antara lain kebhinekaan (14 kegiatan), inspirasi (3 kegiatan), refleksi (7 kegiatan), dan kontribusi sosial (1 kegiatan).
Dengan demikian dapat kita lihat bahwa ada substansi semangat yang ingin dibangun dan ditanamkan oleh Kemendikbud Ristek bagi setiap mahasiswa Indonesia sebagai salah satu entitas kaum muda bangsa. Selain membangun soft skill mahasiswa, program pertukaran mahasiswa merdeka ini juga sejatinya untuk mendistribusikan kader-kader bangsa yang berstatus mahasiswa untuk melebur bersama dan menjaga kearifan lokal budaya bangsa dan sekaligus mengenal kekayaan budaya daerah lainnya di seluruh pelosok Nusantara.
Seperti diketahui, program ini memberikan beasiswa untuk mahasiswa yang melakukan pertukaran ke perguruan tinggi lain di dalam negeri selama satu semester. Tujuannya adalah untuk saling mengenal antara satu daerah dengan daerah lainnya guna mempelajari keragaman kebudayaan Indonesia serta mendorong penguatan dan perluasan kompetensi akademik mahasiswa.
Selain itu program pertukaran mahasiswa merdeka ini juga diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa yang berintegritas, memahami keberagaman dan arif mengelola kekayaan sumber daya untuk membangun bangsa yang berdaulat adil dan makmur.
Kredit 20 SKS didapat melalui sejumlah skema, yaitu pertama, total 20 SKS dapat ditempuh seluruhnya di perguruan tinggi penerima dilaksanakan secara luring. Kedua, total 20 SKS dapat ditempuh dengan kombinasi, yaitu beberapa mata kuliah (10 SKS) di perguruan tinggi penerima secara luring dan beberapa mata kuliah (10 SKS) di perguruan tinggi pengirim (asal) secara daring.
Ketiga, total 20 SKS dapat ditempuh dengan kombinasi, yaitu beberapa mata kuliah (10 SKS) di perguruan tinggi penerima secara luring, dan beberapa mata kuliah (10 SKS) di perguruan tinggi mitra secara daring dan atau di perguruan tinggi pengirim (asal) secara daring. Selain itu, mahasiswa juga akan mengikuti kegiatan Modul Nusantara yang setara dengan 2 SKS dan dibimbing oleh dosen. Empat kegiatan pokok yang ada pada Modul Nusantara tersebut antara lain kebhinekaan (14 kegiatan), inspirasi (3 kegiatan), refleksi (7 kegiatan), dan kontribusi sosial (1 kegiatan).
Dengan demikian dapat kita lihat bahwa ada substansi semangat yang ingin dibangun dan ditanamkan oleh Kemendikbud Ristek bagi setiap mahasiswa Indonesia sebagai salah satu entitas kaum muda bangsa. Selain membangun soft skill mahasiswa, program pertukaran mahasiswa merdeka ini juga sejatinya untuk mendistribusikan kader-kader bangsa yang berstatus mahasiswa untuk melebur bersama dan menjaga kearifan lokal budaya bangsa dan sekaligus mengenal kekayaan budaya daerah lainnya di seluruh pelosok Nusantara.
Seperti diketahui, program ini memberikan beasiswa untuk mahasiswa yang melakukan pertukaran ke perguruan tinggi lain di dalam negeri selama satu semester. Tujuannya adalah untuk saling mengenal antara satu daerah dengan daerah lainnya guna mempelajari keragaman kebudayaan Indonesia serta mendorong penguatan dan perluasan kompetensi akademik mahasiswa.
Selain itu program pertukaran mahasiswa merdeka ini juga diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa yang berintegritas, memahami keberagaman dan arif mengelola kekayaan sumber daya untuk membangun bangsa yang berdaulat adil dan makmur.
(poe)
Lihat Juga :