Strategi Berenang Melintasi Red Ocean ke Blue Ocean bagi Perusahaan

Selasa, 28 September 2021 - 18:36 WIB
loading...
A A A
Untuk mengubah red oceans menjadi blue oceans, penting bagi perusahaan untuk memuaskan konsumen mereka dengan lebih baik. Hal ini sebagian besar berasal dari inovasi yang didorong oleh pemahaman yang lengkap tentang kebutuhan konsumen baik kebutuhan fungsional maupun emosional.

Di Indonesia, pada tahun 1990-an, Sampoerna dengan berani menghadirkan A Mild (rokok berbahan dasar semanggi dengan tar dan nikotin yang lebih rendah) untuk memenuhi kebutuhan anak muda Indonesia yang lebih berpendidikan yang memilih untuk merokok.

A Mild dengan tagline populernya: 'How Low Can You Go?' mampu dengan cepat mengubah lanskap pasar rokok kretek dan selama beberapa dekade sejak memerintahkan label harga yang lebih tinggi membawa keuntungan yang lebih tinggi dan pertumbuhan pasar eksponensial. Akhirnya semua pemain dalam industri ini memperkenalkan rokok mild clover mereka sendiri, tetapi pertarungan terbesar terjadi di segmen pasar ujung bawah.

Softex Indonesia adalah perusahaan lain yang mampu mengubah red oceans yang meliputi industry popok dan pembalut wanita. Sebelumnya Softex munculkan Sweety untuk memenuhi konsumen kelas menengah yang terlalu terlayani (kompleks dan kurang terjangkau).Sweety diperkenalkan sebagai solusi nilai uang terbaik untuk ibu pintar (dan bayi mereka).

Sweety begitu sederhana, pemahaman dan solusi mewah terjangkau bagi keluarga inti kontemporer Indonesia dengan bayi. Pada kategori pembalut wanita Softex berusaha keras untuk menciptakan pasar baru di kalangan wanita Indonesia yang berjiwa muda dengan varian Softex 'Hello Kitty'.

Tidak hanya itu, untuk yang sangat peduli kesehatan reproduksi solusinya datang dari varian Softex Daun Sirih (dengan sifat antiseptiknya selama berabad-abad sirih daun telah dikenal untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang berkaitan dengan perut dan kebersihan vagina).

Dengan adanya pandemi muncul kesadaran bahwa ada banyak kebutuhan yang belum terpenuhi di antara orang Indonesia akan produk yang mudah dikonsumsi, terjangkau dan enak serta sehat. Sasa Inti, sebuah perusahaan dengan pengalaman lebih dari lima dekade di pasar Indonesia dengan cepat mengidentifikasi kebutuhan ini. Tepung Bumbu Sasa sekarang diperkaya dengan vitamin dan mineral sementara krim kelapanya adalah omega 3, 6 dan diperkaya serat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Hadirkan PF-Lestari, Sistem Pemantauan Kehati Berbasis AI
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Rekomendasi
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved