Strategi Berenang Melintasi Red Ocean ke Blue Ocean bagi Perusahaan

Selasa, 28 September 2021 - 18:36 WIB
loading...
A A A
Jika kita melihat semua pasar dari visi Etic, kita mungkin akan dengan mudah melewatkan kebutuhan ini. Di negara-negara yang lebih maju, pendapatan disposabel yang tersedia di antara populasi umum memungkinkan vitamin, mineral, omega, dan serat ini dengan mudah dipenuhi. Faktanya, kurangnya barang-barang dasar itu paling buruk merupakan kejadian langka dan tidak menguntungkan.

Berenang melintasi red oceans dan muncul di blue oceans menjadi penggerak pertama merupakan keuntungan penting karena dengan menjadi fleksibel, perusahaan dapat dengan mudah menyesuaikan diri dengan perubahan eksternal seperti permintaan dan tren konsumen. Dengan menjadi penggagas pertama, perusahaan mendapatkan keuntungan seperti biaya rendah dan skala ekonomi.

Ini juga alasan mengapa red oceans begitu berdarah karena produk dan layanan serupa telah disempurnakan dan direplikasi berulang-ulang dengan biaya lebih rendah, hal ini menyebabkan perusahaan takut untuk mencari opsi baru dan oleh karena itu dalam pertempuran terus-menerus untuk bertarung. Untuk pangsa pasar dengan memotong margin keuntungan lebih rendah dan lebih rendah.

Bagi perusahaan yang berhasil memperoleh keunggulan kompetitif yang menjadi penggerak pertama, penting bagi mereka untuk memanfaatkan peluang keunggulan tersebut semaksimal mungkin karena persaingan akan segera menyusul.

Sebagian besar perusahaan cenderung beradaptasi dengan tren baru daripada mencoba membentuk tren baru. Untuk menciptakan ruang pasar yang belum dimanfaatkan, perusahaan perlu menemukan tren yang dapat diamati hari ini dan melihat gambaran besarnya dan melihat apa yang terjadi pada nilai yang akan dimilikinya di masa depan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rekomendasi
Rupiah Melemah, Bagaimana...
Rupiah Melemah, Bagaimana Nasib Proyek IKN?
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved