Meski Kasus Corona Turun, Kemenkes Tetap Siagakan 4.300 Relawan Nakes
Selasa, 28 September 2021 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Kirana menjelaskan, untuk rumah sakit vertikal sudah dilakukan koordinasi. Dan kini, rumah sakit vertikal sudah menghitung sesuai dengan masa kontraknya.
"Sudah sebagian sudah dikurangi dengan tetap menyiagakan tenaga kesehatan yang existing. Jadi mereka tidak kemudian mengurangi save dan sebagainya. Jadi mereka tetap sama seperti saat kondisi puncak yang lalu," jelasnya.
Sementara untuk jumlah kebutuhan relawan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet masih belum ditetapkan berapa jumlah relawan yang disiagakan.
"Untuk RSDC ini memang khusus ya karena Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet menjadi penyangga yang luar biasa untuk DKI Jakarta, Jabodetabek ya, untuk Bogor, Bekasi, Tangerang ini juga peran RSDC sangat besar," ungkapnya.
"Jadi kami memang belum menetapkan angka untuk RSDC kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dengan sekitarnya Depok, Bekasi dan Bogor. Jadi kira-kira berapa yang akan kita standby-kan. Dan ini juga akan tergantung dengan jumlah tempat tidur yang disiagakan," tutupnya.
"Sudah sebagian sudah dikurangi dengan tetap menyiagakan tenaga kesehatan yang existing. Jadi mereka tidak kemudian mengurangi save dan sebagainya. Jadi mereka tetap sama seperti saat kondisi puncak yang lalu," jelasnya.
Sementara untuk jumlah kebutuhan relawan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet masih belum ditetapkan berapa jumlah relawan yang disiagakan.
"Untuk RSDC ini memang khusus ya karena Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet menjadi penyangga yang luar biasa untuk DKI Jakarta, Jabodetabek ya, untuk Bogor, Bekasi, Tangerang ini juga peran RSDC sangat besar," ungkapnya.
"Jadi kami memang belum menetapkan angka untuk RSDC kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dengan sekitarnya Depok, Bekasi dan Bogor. Jadi kira-kira berapa yang akan kita standby-kan. Dan ini juga akan tergantung dengan jumlah tempat tidur yang disiagakan," tutupnya.
(maf)
Lihat Juga :