Membangun Infrastruktur di Era New Normal
Senin, 01 Juni 2020 - 15:13 WIB
loading...
A
A
A
Jika ditanyakan apa hubungannya pembangunan infrastruktur dengan peningkatan ekonomi? Data yang didapatkan oleh Kementerian PUPR menunjukkan bahwa rule of thumb atau multiplier effect dari setiap Rp1 triliun proyek dihitung dapat mempekerjakan 14.000 tenaga kerja baik direct maupun indirect. Dalam hitungan Menkoperekonomian, PSN dalam periode 2020-2024 ini ditargetkan bisa menyerap tenaga kerja setiap tahunnya sebanyak 4 juta tenaga kerja atau selama proyek itu berjalan agregatnya bisa mencapai 19 juta orang yang bekerja dalam project selama lima tahun ke depan.
Secara awam saja, ketika proyek-proyek strategis ini jalan, maka jutaan pekerja teknik sipil, tukang batu, tukang kayu, leveransir pasir, hingga pedagang warung-warung nasi di sekitar bedeng-bedeng pekerja, semuanya —berikut jutaan keluarganya— terhidupi. Itu artinya juga jutaan bahkan puluhan juta orang akan memperoleh manfaat secara ekonomi.
Bila diperhatikan sebaran PSN—sebagaimana disebutkan di atas— yang merata mulai Aceh hingga Papua, bukankah itu berarti tumbuh majunya perekonomian nasional? Tentu saja proyek-proyek itu memang bukan satu-satunya faktor, akan tetapi apabila keseluruhan infrastruktur tersebut telah terbangun, wilayah-wilayah Indonesia terkoneksi, bukankah itu berarti kemajuan ekonomi di seluruh penjuru negeri? Dan, bukankah ini yang dikehendaki para Founding Fathers negeri ini ketika merumuskan sila kelima Pancasila “Keadilan Sosial—ekonomi utamanya— bagi seluruh rakyat Indonesia”?
Selamat Hari Lahir Pancasila
Pancasila Jaya !!!
Secara awam saja, ketika proyek-proyek strategis ini jalan, maka jutaan pekerja teknik sipil, tukang batu, tukang kayu, leveransir pasir, hingga pedagang warung-warung nasi di sekitar bedeng-bedeng pekerja, semuanya —berikut jutaan keluarganya— terhidupi. Itu artinya juga jutaan bahkan puluhan juta orang akan memperoleh manfaat secara ekonomi.
Bila diperhatikan sebaran PSN—sebagaimana disebutkan di atas— yang merata mulai Aceh hingga Papua, bukankah itu berarti tumbuh majunya perekonomian nasional? Tentu saja proyek-proyek itu memang bukan satu-satunya faktor, akan tetapi apabila keseluruhan infrastruktur tersebut telah terbangun, wilayah-wilayah Indonesia terkoneksi, bukankah itu berarti kemajuan ekonomi di seluruh penjuru negeri? Dan, bukankah ini yang dikehendaki para Founding Fathers negeri ini ketika merumuskan sila kelima Pancasila “Keadilan Sosial—ekonomi utamanya— bagi seluruh rakyat Indonesia”?
Selamat Hari Lahir Pancasila
Pancasila Jaya !!!
(kri)
Lihat Juga :