Dirawat karena Serangan Jantung, Kondisi Ketua Dewas KPK Sudah Stabil

Jum'at, 24 September 2021 - 16:05 WIB
loading...
Dirawat karena Serangan...
Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK), Tumpak Hatorangan Panggabean dikabarkan mengalami serangan jantung. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) Tumpak Hatorangan Panggabean dikabarkan mengalami serangan jantung. Tumpak kemudian dilarikan ke sebuah rumah sakit di Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.

Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris mengaku bahwa dia dan rekan-rekan kerja di Dewas langsung menjenguk Tumpak usai mendapat kabar tersebut. Kata Syamsuddin, kondisi Tumpak sudah mulai stabil. Baca juga: Serangan Jantung, Ketua Dewas KPK Dilarikan ke Rumah Sakit

"Saya lagi di rumah sakit. Sekarang Pak THP (Tumpak Hatorangan Panggabean) sudah stabil," ujar Syamsuddin saat dikonfirmasi, Jumat (24/9/2021).

Syamsuddin tak menjelaskan detail rumah sakit tempat Tumpak dirawat. Ia hanya menjelaskan bahwa Tumpak dirawat di kamar Intensive Care Unit (ICU). Tak banyak yang dapat mengunjungi secara langsung Ketua Dewas KPK tersebut. Baca juga: Tak Hadiri Pemeriksaan KPK, Azis Syamsuddin Mengaku Sedang Isoman

"Beliau sadar. Katanya bisa komunikasi. Saya tadi belum diizinkan dokter untuk masuk kamar ICU. Tapi menurut keluarga sudah bisa berkomunikasi," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
MA dan KPK Gelar Peningkatan...
MA dan KPK Gelar Peningkatan Integritas, Patrialis Akbar : Hakim Harus Jaga 3 Hal Agar Tak Jual Putusan
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Rekomendasi
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved