KJRI New York dan BP2MI Gelar EBM di Delaware AS

Jum'at, 24 September 2021 - 09:55 WIB
loading...
KJRI New York dan BP2MI...
KJRI New York bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar Employment Business Meeting (EBM) Luar Negeri di Delaware, Amerika Serikat, Rabu (22/9/2021). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - KJRI New York bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelarEmployment Business Meeting (EBM) Luar Negeri di Delaware, Amerika Serikat, Rabu (22/9/2021). EBM adalah forum bisnis untuk membuka peluang kerja sama ekonomi di bidang penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) ke wilayah kerja KJRI New York. Kegiatan ini mempertemukan 29 perusahaan penempatan PMI dengan 10 employer/user pekerja migran AS serta 40 lembaga pendidikan/pelatihan Indonesia.

Acara dilaksanakan secara hybrid melalui media virtual dan live dari Gedung Chamber of Commerce of Wilmington, Delaware dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.Potential employer/user AS yang hadir langsung di Delaware, antara lain Performance Agency, Revolver Agency, Wilmington Cleaning Service Agency, It work Agency, Bail Bonds, Patriot Home Care, dan Enlivant Senior Living.

Sekretaris Utama Dubes RI untuk Amerika Serikat, Tatang Budie Utama Razak menyampaikan, Indonesia memiliki lembaga pendidikan dan pelatihan bagi calon PMI, yang kualitasnya sudah diakui dunia. Belum lama Indonesia telah menandatangani MOU dengan Jerman terkait penempatan PMI di Jerman dengan skema G to G.

Baca juga: KJRI New York dan BP2MI Gali Potensi Penempatan Pekerja Migran di AS

"Harapannya skema yang sama dapat dilakukan dengan AS, di samping skema G to Private (P) maupun P to P," katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/9/2021).

Dalam welcoming remarks, Konjen RI New York Arifi Saiman menggarisbawahi bahwa pelaksanaan EBM merupakan forum untuk saling memanfaatkan peluang atas tingginya permintaan tenaga kerja, utamanya perawat/caregiver dan registered nurse di Timur AS. "Diharapkan pengiriman tenaga caregiver dapat menjadi langkah awal dalam upaya penempatan PMI registered nurse ke AS," katanya.

Dalam kesempatan itu sejumlah perwakilan dari Indonesia menyampaikan presentasi. Antara lain, Rahmad Gurusinga dari Universitas Medistra yang menyampaikan kualitas pendidikan keperawatan Indonesia dalam mempersiapkan PMI di bidang kesehatan. Kemudian Terenz dari PT Sukamulia Mandiri Agung yang menyampaikan pengalaman dalam menyalurkan PMI ke berbagai negara antara lain Jepang, Turki, dan Qatar. Sedangkan Rissa Asnan, Owner NSR Homecare Agency menyampaikan harapan agar caregiver dari Indonesia dapat bekerja secara legal di Delaware sekitarnya dalam waktu dekat.

Baca juga: Temui Mahfud MD, BP2MI Minta Sindikat Penempatan PMI Ilegal Diberantas

Acara dilanjutkan dengan diskusi singkat dan penandatanganan Letter of Intent antara BP2MI dan NSR Homecare, disaksikan oleh Konjen RI New York dan Senator Laura Sturgeon dari Delaware.

Deputi Penempatan dan Pelindungan Kawasan Amerika dan Pasifik BP2MI, Lasro Simbolon menyampaikan apresiasi kepada semua pihak dan berharap kerja sama yang telah terjalin bisa terlaksana pada 2022. Setidaknya bisa mengirimkan 5 PMI ke AS sebagai pembuka sesuai perjanjian yang telah ditandatangani.

Sehari setelahnya, BP2MI juga melakukan pertemuan virtual dengan Franklin Shaffer, President & CEO, Commission on Graduates of Foreign Nursing Schools (CGFNS). Menurutnya,CGFNS telah menerima dan mempelajari draft Letter of Intent (LoI) kerja sama dari BP2MI yang dikirimkan pada 3 Agustus 2021. CGFNS telah mempelajari draft LoI dan mengusulkan perlunya penyesuaian mendasar.

CGFNS menyampaikan bahwa sebelumnya terdapat 25 WNI yang mengambil International Standards for Professional Nurses (ISPN) Program yang diadakan CGFNS secara mandiri, tapi seluruhnya tidak lulus. Untuk itu CGFNS mengajukan kolaborasi antara CGFNS dengan Indonesia berbentuk stand alone program khusus untuk calon peserta dari Indonesia atau training khusus sebelum menempuh ujian. Sertifikasi kelulusan ujian CGFNS akan membuka pintu visa kerja dan karir sebagai Registered Nurse di AS.

"Pertemuan menyepakati dalam waktu dekat CGFNS akan menyusun draf dokumen kerja sama BP2MI-CGFNS, untuk selanjutnya didiskusikan dalam pertemuan virtual, 2 minggu setelah draf dokumen kerja sama diterima BP2MI," katanya.

Dalam kegiatan di Delaware, KJRI New York memfasilitasi pertemuan terbatas delegasi dengan Lieutenant Governor of Delaware Bethany Hall-Long, mewakili Governor John Carney yang berhalangan hadir, dan Secretary of the State of Delaware, Jeffrey W Bullock di State of Delaware Carvel Building.

Pertemuan Delri dengan Negara Bagian Delaware membahas kerja sama antara BP2MI dengan Delaware, khususnya dibidang pengiriman caregiver dan registered nurse.

Lt Governor Hall-Long yang memiliki latar belakang perawat menyambut baik kerja sama dijalin dan keberadaan perawat PMI merupakan bagian dari solusi atas kekurangan tenaga perawat di Delaware. Sementara itu, Secretary Bullock menyampaikan apresiasi atas upaya Indonesia untuk menempatkan PMI ke Delaware bekerja sama dengan mitra lokal di Delaware.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Berita Terkini
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Menkum Supratman: Tarif...
Menkum Supratman: Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved