Wapres Sebut Upaya Penurunan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2021 Paling Berat
Kamis, 23 September 2021 - 16:03 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan tambahan untuk tahun 2021 terdapat 7 provinsi dengan 35 kabupaten/kota yang menjadi target penurunan angka kemiskinan ekstrem. Di antaranya Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, NTT, Maluku, Papua, Papua Barat.
“Ini yang paling sulit untuk mencapai di 2021 karena memang kondisinya yang sangat berat, tapi kita sudah berusaha,” ungkapnya.
Sementara itu target penurunan angka kemiskinan tahun 2022, dan 2023 itu berkisar antara 30-35%. Sisanya nanti di 2024. “Jadi diharapkan kalau tidak ada hambatan, yang ekstrem 2024 bisa selesai,” tuturnya.
Maruf mengaku bahwa peta jalan atau roadmap penuntasan angka kemiskinan ekstrem sudah disiapkan. Namun terkait realisasinya tergantung dengan situasi dan kondisi yang ada.
“Tapi tentu tergantung situasi dan keadaan di Medan. Sering kali kita buat prediksi tapi juga tidak semua hal dapat dilalui dengan mulus. Tapi rencana-rencana yang sudah dipersiapkan kita optimis. Untuk yang ekstrem 2024 kita akan berusaha untuk menekan sampai nol persen,” pungkasnya.
“Ini yang paling sulit untuk mencapai di 2021 karena memang kondisinya yang sangat berat, tapi kita sudah berusaha,” ungkapnya.
Sementara itu target penurunan angka kemiskinan tahun 2022, dan 2023 itu berkisar antara 30-35%. Sisanya nanti di 2024. “Jadi diharapkan kalau tidak ada hambatan, yang ekstrem 2024 bisa selesai,” tuturnya.
Maruf mengaku bahwa peta jalan atau roadmap penuntasan angka kemiskinan ekstrem sudah disiapkan. Namun terkait realisasinya tergantung dengan situasi dan kondisi yang ada.
“Tapi tentu tergantung situasi dan keadaan di Medan. Sering kali kita buat prediksi tapi juga tidak semua hal dapat dilalui dengan mulus. Tapi rencana-rencana yang sudah dipersiapkan kita optimis. Untuk yang ekstrem 2024 kita akan berusaha untuk menekan sampai nol persen,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :