Wapres Sebut Upaya Penurunan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2021 Paling Berat
Kamis, 23 September 2021 - 16:03 WIB
loading...
Wapres Maruf Amin mengatakan adanya pandemi Covid-19 berdampak pada adanya penambahan angka kemiskinan. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan adanya pandemi Covid-19 berdampak pada adanya penambahan angka kemiskinan. Pemerintah sendiri telah menetapkan untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem menjadi 0% di tahun 2024.
“Kalau seluruhnya itu (angka kemiskinan) jumlahnya 27 juta lebih. Yang ekstrem sekitar 10 juta lebih. Nah yang ingin diselesaikan sampai 2024 itu yang 10 juta itu,” katanya saat mengunjungi Sentra Vaksinasi di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (23/9/2021).
Maruf menyebut bahwa Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan telah membuat target tahunan untuk merealisasikan angka kemiskinan ekstrem 0% di tahun 2024. Namun begitu dia mengakui bahwa upaya penurunan angka kemiskinan ekstrem tahun ini adalah yang paling berat.
“Untuk 2021 itu sekitar 20%, 2 juta lebih. Dan ini memang paling berat karena waktunya tinggal sebentar,” ujarnya.
Baca juga: Catat! Sambut HUT ke-7, Ini 7 Titik Sentra Vaksinasi Gratis Partai Perindo
“Kalau seluruhnya itu (angka kemiskinan) jumlahnya 27 juta lebih. Yang ekstrem sekitar 10 juta lebih. Nah yang ingin diselesaikan sampai 2024 itu yang 10 juta itu,” katanya saat mengunjungi Sentra Vaksinasi di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (23/9/2021).
Maruf menyebut bahwa Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan telah membuat target tahunan untuk merealisasikan angka kemiskinan ekstrem 0% di tahun 2024. Namun begitu dia mengakui bahwa upaya penurunan angka kemiskinan ekstrem tahun ini adalah yang paling berat.
“Untuk 2021 itu sekitar 20%, 2 juta lebih. Dan ini memang paling berat karena waktunya tinggal sebentar,” ujarnya.
Baca juga: Catat! Sambut HUT ke-7, Ini 7 Titik Sentra Vaksinasi Gratis Partai Perindo
Lihat Juga :