Ali Kalora Tewas Tertembak, DPR Minta Basmi Sampai ke Akar-akarnya
Minggu, 19 September 2021 - 15:05 WIB
loading...
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKB Jazilul Fawaid angkat bicara soal tewasnya terduga teroris Poso, Ali Kalora saat kontak tembak dengan Satgas Madago Raya. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid angkat bicara soal tewasnya terduga teroris Poso, Ali Kalora saat kontak tembak dengan Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya .
Pria yang akrab disapa Gus Jazil itu mengapresiasi upaya yang dilakukan aparat dalam hal pencarian para DPO terduga teroris Poso yang telah dilakukan selama ini. Namun, ia tak lupa mengingatkan hal tak kalah pentingnya dalam hal penumpasan para terduga teroris ini. Baca juga: Mengenal Irjen Rudy Sufahriadi, Sosok di Balik Tewasnya Teroris Ali Kalora
"Selamat untuk Polda Sulteng yang telah berhasil membekuk pentolan MIT, namun yang penting agar bisa dibasmi sampai ke akar-akarnya," ujar Gus Jazil saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (19/9/2021).
Wakil Ketua MPR itu menilai bahwa terorisme bersifat laten. Maka, dia melihat sewaktu-waktu akan tumbuh sel baru dan siap melakukan aksinya.
Oleh karena itu, fungsi pencegahan yang selama ini juga digencarkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) harus terus dimaksimalkan. "Pencegahan terorisme mesti didukung dan melibatkan semua komponen masyarakat," ucap dia.
Pria yang akrab disapa Gus Jazil itu mengapresiasi upaya yang dilakukan aparat dalam hal pencarian para DPO terduga teroris Poso yang telah dilakukan selama ini. Namun, ia tak lupa mengingatkan hal tak kalah pentingnya dalam hal penumpasan para terduga teroris ini. Baca juga: Mengenal Irjen Rudy Sufahriadi, Sosok di Balik Tewasnya Teroris Ali Kalora
"Selamat untuk Polda Sulteng yang telah berhasil membekuk pentolan MIT, namun yang penting agar bisa dibasmi sampai ke akar-akarnya," ujar Gus Jazil saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (19/9/2021).
Wakil Ketua MPR itu menilai bahwa terorisme bersifat laten. Maka, dia melihat sewaktu-waktu akan tumbuh sel baru dan siap melakukan aksinya.
Oleh karena itu, fungsi pencegahan yang selama ini juga digencarkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) harus terus dimaksimalkan. "Pencegahan terorisme mesti didukung dan melibatkan semua komponen masyarakat," ucap dia.
Lihat Juga :