Daftar Kecelakaan Pesawat Terparah di Indonesia
Rabu, 15 September 2021 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
3. AirAsia QZ8501
Pesawat AirAsia dengan rute penerbangan Surabaya-Singapura jatuh di sekitar perairan Belitung pada 28 Desember 2014. Sebanyak 155 penumpang dan 7 kru menjadi korban dari kecelakaan pesawat ini. Sebelum kecelakaan terjadi, pilot sempat meminta izin untuk naik ketinggian. Saat berada di 32.000 kaki, pesawat AirAsia miring ke kiri dan secara tiba-tiba naik ke 37.400 kaki. Pesawat juga diduga mengalami stall yang terjadi akibat bertambahnya hambatan udara di bagian sayap pesawat terbang. Dalam waktu 30 detik, pesawat turun ke ketinggian 32.000 kaki dan jatuh ke laut.
4. Adam Air Kl 574
Pesawat Adam Air Kl 574 jatuh pada 1 Januari 2017 akibat cuaca buruk, kegagalan kinerja pilot dalam menghadapi situasi darurat, dan kerusakan alat bantu navigasi IRS. Kecelakaan ini menyebabkan 102 orang tewas. Korban tewas terdiri dari 96 orang penumpang dan 6 orang kru pesawat. Black box pesawat ini baru ditemukan delapan bulan setelah kejadian yaitu pada 28 Agustus 2007 di kedalaman 2000 meter Selat Makassar. Baca juga: Kasus-kasus Viral Lansia yang Dianiaya di Tanah Air
5. Pesawat Sriwijaya Air SJ182
Baru-baru ini Indonesia berduka akibat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada Sabtu 9 Januari 2021. Pesawat ini mengalami hilang kontak di atas Kepulauan Seribu. Data FlightRadar24 menunjukkan pesawat tiba-tiba kehilangan ketinggian dan kecepatan pesawat turun drastis. Jatuhnya pesawat ini diduga akibat adanya kesalahan teknis yaitu berupa kerusakan pada alat. Kecelakaan pesawat ini menyebabkan 62 orang menjadi korban dimana 56 orang merupakan penumpang, dan 6 orang lainnya adalah kru Sriwijaya Air dan Nam Air. Sementara itu, black box pesawat baru berhasil ditemukan 2 bulan setelahnya, yakni Maret 2021 dan langsung dianalisis.
Pesawat AirAsia dengan rute penerbangan Surabaya-Singapura jatuh di sekitar perairan Belitung pada 28 Desember 2014. Sebanyak 155 penumpang dan 7 kru menjadi korban dari kecelakaan pesawat ini. Sebelum kecelakaan terjadi, pilot sempat meminta izin untuk naik ketinggian. Saat berada di 32.000 kaki, pesawat AirAsia miring ke kiri dan secara tiba-tiba naik ke 37.400 kaki. Pesawat juga diduga mengalami stall yang terjadi akibat bertambahnya hambatan udara di bagian sayap pesawat terbang. Dalam waktu 30 detik, pesawat turun ke ketinggian 32.000 kaki dan jatuh ke laut.
4. Adam Air Kl 574
Pesawat Adam Air Kl 574 jatuh pada 1 Januari 2017 akibat cuaca buruk, kegagalan kinerja pilot dalam menghadapi situasi darurat, dan kerusakan alat bantu navigasi IRS. Kecelakaan ini menyebabkan 102 orang tewas. Korban tewas terdiri dari 96 orang penumpang dan 6 orang kru pesawat. Black box pesawat ini baru ditemukan delapan bulan setelah kejadian yaitu pada 28 Agustus 2007 di kedalaman 2000 meter Selat Makassar. Baca juga: Kasus-kasus Viral Lansia yang Dianiaya di Tanah Air
5. Pesawat Sriwijaya Air SJ182
Baru-baru ini Indonesia berduka akibat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada Sabtu 9 Januari 2021. Pesawat ini mengalami hilang kontak di atas Kepulauan Seribu. Data FlightRadar24 menunjukkan pesawat tiba-tiba kehilangan ketinggian dan kecepatan pesawat turun drastis. Jatuhnya pesawat ini diduga akibat adanya kesalahan teknis yaitu berupa kerusakan pada alat. Kecelakaan pesawat ini menyebabkan 62 orang menjadi korban dimana 56 orang merupakan penumpang, dan 6 orang lainnya adalah kru Sriwijaya Air dan Nam Air. Sementara itu, black box pesawat baru berhasil ditemukan 2 bulan setelahnya, yakni Maret 2021 dan langsung dianalisis.
(kri)
Lihat Juga :