Nusantara Palestina Center Bantu Anak Yatim Gaza
Selasa, 14 September 2021 - 00:28 WIB
loading...
Lebih dari 900-an anak yatim Palestina telah menerima santunan dari lembaga kemanusiaan Nusantara Palestina Center. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Lebih dari 900-an anak yatim Palestina telah menerima santunan dari lembaga kemanusiaan Nusantara Palestina Center (NPC). Lembaga yang dibentuk oleh relawan asal Indonesia, Abdillah Onim, ini merupakan yayasan yang fokus pada bidang pendidikan dan kemanusiaan .
"Peserta yang terdaftar hingga Agustus 2021 berjumlah 784 orang tua asuh dengan jumlah anak asuh 907 anak. Donatur OTA (orang tua asuh) Yatim ini merupakan warga Indonesia di Indonesia atau WNI yang bermukim di negara lain seperti Amerika, Jerman, Korea, Belanda, Hongkong, Australia, Singapur dan lainnya," kata pendiri NPC Abdillah Onim dalam keterangannya, Senin 13September 2021. Baca juga: Anggaran Bansos untuk Anak Yatim Disepakati Rp11,3 Triliun
Menurut Onim, NPC berdiri untuk semua golongan yang ditujukan guna membantu rakyat Palestina tanpa tujuan politik tertentu. Dalam perjalanannya, NPC telah bermitra dengan lebih dari 100 Lembaga sosial, komunitas, institusi di Indonesia. Hal ini meneguhkan komitmen dan misi NPC sebagai jembatan amanah kemanusiaan masyarakat Indonesia dan Palestina.
"Saat ini terdapat 11 kategori bidang kemanusiaan yang menjadi focus perhatian NPC di Palestina yakni : Program pangan, Sanitasi dan Air, Program Kesehatan , Pendidikan dan Dakwah, Pembangunan dan Renovasi, Program Anak Yatim, Pemberdayaan dan pelatihan, Program Musim Dingin, Program Qurban, Ramadan, dan Program Emergency/Pasca Agresi," kata Onim.
Sementara itu, Onim melanjutkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan dan kondisi di dalam negeri, NPC membentuk unit Nusantara Care dengan programnya antara lain, Posko bencana Gempa Bumi di Sulawesi Barat 2021.
"Peserta yang terdaftar hingga Agustus 2021 berjumlah 784 orang tua asuh dengan jumlah anak asuh 907 anak. Donatur OTA (orang tua asuh) Yatim ini merupakan warga Indonesia di Indonesia atau WNI yang bermukim di negara lain seperti Amerika, Jerman, Korea, Belanda, Hongkong, Australia, Singapur dan lainnya," kata pendiri NPC Abdillah Onim dalam keterangannya, Senin 13September 2021. Baca juga: Anggaran Bansos untuk Anak Yatim Disepakati Rp11,3 Triliun
Menurut Onim, NPC berdiri untuk semua golongan yang ditujukan guna membantu rakyat Palestina tanpa tujuan politik tertentu. Dalam perjalanannya, NPC telah bermitra dengan lebih dari 100 Lembaga sosial, komunitas, institusi di Indonesia. Hal ini meneguhkan komitmen dan misi NPC sebagai jembatan amanah kemanusiaan masyarakat Indonesia dan Palestina.
"Saat ini terdapat 11 kategori bidang kemanusiaan yang menjadi focus perhatian NPC di Palestina yakni : Program pangan, Sanitasi dan Air, Program Kesehatan , Pendidikan dan Dakwah, Pembangunan dan Renovasi, Program Anak Yatim, Pemberdayaan dan pelatihan, Program Musim Dingin, Program Qurban, Ramadan, dan Program Emergency/Pasca Agresi," kata Onim.
Sementara itu, Onim melanjutkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan dan kondisi di dalam negeri, NPC membentuk unit Nusantara Care dengan programnya antara lain, Posko bencana Gempa Bumi di Sulawesi Barat 2021.
Lihat Juga :