Komnas HAM Minta Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Diusut Tuntas

Kamis, 09 September 2021 - 13:24 WIB
loading...
Komnas HAM Minta Kasus...
Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menyebut peristiwa kebakaran Lapas Tangerang yang terjadi di Blok C2 Lapas pada Rabu 9 September 2021 kemarin adalah masalah kemanusiaan. Foto/SINDOnews
A A A
TANGERANG - Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyebut peristiwa kebakaran Lapas Tangerang yang terjadi di Blok C2 pada Rabu 9 September 2021 kemarin adalah masalah kemanusiaan. Selain itu lapas tersebut diketahui sudah kelebihan kapasitas, bahkan hingga mencapai 400%.

"Ini sebenarnya adalah tragedi, ada 41 orang yang meninggal dunia. Lalu, lapas di Indonesia itu over capacity dan itu persoalan yang sistemik," ujar Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, Kamis (9/9/2021). Baca juga: Investigasi Kasus Kebakaran, Dirjen PAS Berkantor di Lapas Tangerang

Taufan juga meminta agar semua pihak terkait bisa mengusut tuntas kasus ini karena menyangkut masalah kemanusiaan. Terlebih lagi usia lapas yang sudah tua, namun sejak pertama kali dibangun belum ada pembenahan instalasi listrik. Dugaan kuat penyebab kebakaran adalah karena adanya korsleting listrik.

"Kami minta untuk melakukan satu penyidikan yang lebih mendalam, lebih objektif dan transparan sehingga semua masyarakat ini tau apa yang sebetulnya terjadi," lanjut Taufan.

Untuk investigasi tersebut, dia meminta langsung kepada Kapolda Metro Jaya untuk mencari penyebab pasti dari kebakaran tersebut meskipun bukti yang ada merujuk pada permasalahan listrik. Baca juga: Luka Bakar 60%, 7 Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Masih Dirawat di RSUD

"Kalau soal investigasi yang lebih dalam tentu kita sudah kontak juga dengan Kapolda untuk benar-benar melakukan satu penyidikan serius, mendalam untuk mencari penyebab, kenapa ini bisa terjadi," pungkas Taufan.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Yusril: Fungsi Pengawasan...
Yusril: Fungsi Pengawasan dan Penegakan Komnas HAM Tak Bisa Diambil Pemerintah
Roy Suryo dan dr Tifa...
Roy Suryo dan dr Tifa Layangkan Surat ke Komnas HAM Senin, Ini Isinya
Komnas HAM: Penyerang...
Komnas HAM: Penyerang Andrie Yunus Pakai Identitas Anak-anak hingga Lansia untuk Samarkan Jejak
Komnas HAM Ungkap 5...
Komnas HAM Ungkap 5 Pelanggaran HAM Aparat Negara di Kasus Andrie Yunus
Komnas HAM: Serangan...
Komnas HAM: Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Terkoordinasi
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Guru Tewas Diserang...
Guru Tewas Diserang KKB di Yahukimo, MPSI: Ini Kejahatan Kemanusiaan
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Emosional Bahas Child Grooming, Singgung Kasus Aurelie Moeremans
Rekomendasi
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Berita Terkini
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved