Pedulilindungi Diterapkan di Berbagai Sektor, Wapres: untuk Mengontrol dan Melindungi

Selasa, 07 September 2021 - 14:54 WIB
loading...
Pedulilindungi Diterapkan...
Wapres KH. Ma’ruf Amin mengatakan aplikasi pedulilindungi diterapkan di berbagai sektor untuk mengontrol aktivitas serta jumlah masyarakat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH. Ma’ruf Amin mengatakan saat ini aplikasi pedulilindungi diterapkan di berbagai sektor kegiatan. Tujuannya untuk mengontrol aktivitas serta jumlah masyarakat di suatu tempat agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi menularkan Covid-19.

“Sekarang itu pedulilindungi sudah diterapkan dimana-mana, di mal, juga di tempat-tempat keramaian lainnya. Artinya ada aturan-aturan sehingga bisa terkontrol melindungi,” katanya, Selasa (7/9/2021). Baca juga: Wapres Harap Pembelajaran Tatap Muka Tak Jadi Klaster Baru Covid-19

Senada, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono aplikasi pedulilindungi dibuat agar masyarakat pergerakannya teratur. Dengan begitu angka infeksi Covid-19 dapat ditekan. “Dengan mengategorikan orang dengan berbagai macam statusnya kuning, hijau dan hitam maka kita berharap bisa menekan laju penyebarannya,” ungkapnya. Baca juga: Kolaborasi TNI dan IDI Dukung Percepatan Vaksinasi

Selain itu juga hal ini agar tidak ada gelombang penularan Covid-19 ketiga atau berikutnya “Dengan identifikasi tersebut kita juga bisa mengontrol kegiatan yang berkaitan dengan sektor-sektor esensial supaya bisa berjalan dengan cepat tetapi juga dengan situasi yang aman. Supaya kita tidak terjerumus pada gelombang ketiga atau gelombang selanjutnya, apabila ini sudah dipantau dengan baik,” pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Komite III DPD...
Ketua Komite III DPD RI Desak Kemenkes Percepat Pengadaan Alat Deteksi HIV pada Bayi
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
Hadirkan Direktur Kemenkes...
Hadirkan Direktur Kemenkes RI, FK Unair Cetak Multi-Star Doctor Komunikatif
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Rekomendasi
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved